Kompas.com - 25/11/2021, 07:00 WIB
Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Banten, Soelaeman Soemawinata. Dok REI BantenKetua DPD Realestat Indonesia (REI) Banten, Soelaeman Soemawinata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Real Estat Indonesia (REI) memastikan akan terlibat dalam pembangunan hunian di Ibu Kota Negara (IKN) Baru Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua Pokja IKN-REI Soelaeman Soemawinata mengatakan tak hanya hunian, REI juga akan terlibat dalam pembangunan fasilitas seperti sekolah, rumah sakit dan yang lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi nanti REI akan terlibat bangun hunian di sana, baik hunian sewa maupun komersil. Selain itu, REI juga akan bangun rumah sakit, sekolah dan fasilitas yang lainnya," kata Soelaeman saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/11/2021).

Soelaeman mengatakan skema dan konsep pembangunan di kawasan IKN masih dipersiapkan regulasinya oleh pemerintah.

Baca juga: REI Targetkan Bangun 400.000 Rumah Tahun 2022

REI pun tengah menyusun konsep, desain,dan skema pembiayaan pengembangan hunian di kawasan tersebut yang akan menjadi masukan untuk pemerintah.

"Kami sedang mempersiapkan konsep pengembangan apa saja yang bisa kita terapkan di IKN. Misal terkait desain, ukuran hunian, konsep dan skemanya pembiayaannya seperti apa," ujarnya.

Dia mencontohkan hunian vertikal atau apartemen merupakan model hunian yang cocok dibangun di kawasan IKN. Alasannya, hunian tersebut tidak menghabiskan banyak lahan.

Hanya, konsep yang akan diusung yaitu low rise apartement, di mana setiap bangunan dirancang hanya memiliki 5 lantai sampai 6 lantai saja.

"Jadi bukan seperti apartemen pada umumnya yang sampai 20 lantai. Apartemen yang kita usulkan itu pendek paling 6 lantai, dan satu tower paling cuma ada 20 unit, jadi lebih sedikit," ujarnya.

Dengan begitu risikonya terhadap konstruksi tidak terlalu besar dan bisa lebih fleksibel terhadap tanah yang morfologinya tinggi.

Selain itu, hunian juga dibangun dengan tidak menggunakan lift yang sangat mahal dan membutuhkan struktur bangunan yang sangat kuat ke dalam tanah.

Konsep hunian seperti itulah yang diperkirakan bakal diterapkan, agar bisa membuat orang yang tinggal nyaman.

Pada intinya, pengembangan di IKN akan berkonsep smart city dan ramah lingkungan serta berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.