Kompas.com - 24/11/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi jalan tol. Dok. PT Regional Jasamarga Nusantara TollroadIlustrasi jalan tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di jalan tol dapat menyebabkan kerusakan yang akhirnya kerugian besar yang harus ditanggung Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Oleh karena itu, Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mengusulkan pengenaan denda bagi pelanggar yang nantinya menjadi hak BUJT pada revisi Undang-undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan sekiaranya, kendaraan tersebut atas inisiatif sendiri tidak bisa dicegah masuk (tol) memiliki konsekuensi denda bagi pengguna ODOL," terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATI Krist Ade Sudiyono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Selasa (23/11/2021).

Selain itu, larangan bagi kendaraan ODOL memasuki jalan tol serta BUJT berwewenang memasang alat penimbangan bagi kendaraan untuk mencegah mereka masuk area tersebut juga diusulkan dalam revisi aturan itu.

ATI juga memberikan masukan agar Pemerintah dapat memperpanjang waktu konsesi yang didapatkan BUJT menjadi lebih dari 50 tahun.

Baca juga: ATI Tolak Masa Konsesi Tol Diatur dalam Revisi UU Jalan

Ini merupakan upaya untuk memberikan kepastian investasi dalam bisnis jalan bebas hambatan berbayar bagi BUJT.

Kepastian kewenangan pengaturan bisnis jalan tol sebagai masukan atas revisi UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan juga diminta ATI.

Selama ini, kewenangan bisnis ini berada pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kementerian PUPR mengatur terkait pengusahaan, penetapan tarif (awal dan penyesuaian), hingga berakhirnya masa konsesi.

"Mungkin, kami memerlukan kepastian apakah di bawah Kementerian PUPR seperti halnya saat ini ataukah ada lembaga lain," ujar Krist.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.