Kompas.com - 24/11/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi jalan tol. Dok. PT Jasmarga Related Business (JMRB).Ilustrasi jalan tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mengusulkan masa konsesi jalan bebas hambatan berbayar yang didapatkan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat diperpanjang hingga lebih dari 50 tahun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATI Krist Ade Sudiyono mengatakan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Selasa (23/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi kalau tidak layak 50 tahun, kami mengusulkan kemungkinan untuk bisa mendapatkan konsesi lebih dari 50 tahun," terang Krist.

Dengan begitu, BUJT akan mendapatkan kepastian investasi dalam bisnis jalan bebas hambatan berbayar.

Dengan demikian, Pasal 50 (B) revisi Undang-undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan diusulkan berbunyi seperti ini:

"Konsesi pengusahaan jalan tol diberikan dalam jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang sebagaimana disepakati berdasarkan PPJT dengan tetap mempertimbangkan pengembalian dana investasi dan keuntungan yang wajar bagi BUJT".

ATI juga menolak periode konsesi jalan tol diatur dalam revisi UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Hal ini disebabkan, pengakhiran masa konsensi ini merupakan ranah dalam hukum perdata.

Baca juga: ATI Tolak Masa Konsesi Tol Diatur dalam Revisi UU Jalan

Masa konsesi ini diatur oleh Project Management Office (PMO) dalam hal ini Pemerintah dengan kemitraan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Sebab, masa konsesi ini sudah tertuang dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PUJT) antara keduanya.

"Dengan demikian mungkin usulan kita, tidak perlu dalam undang-undang secara langsung proses pengakhiran konsesi jalan tol, karena itu tertulis dalam PPJT dan itu ada dalam ranah hukum perdata," tegas Krist.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.