[POPULER PROPERTI] Sofyan Djalil Angkat Bicara Soal Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir

Kompas.com - 19/11/2021, 10:30 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Kementerian ATR/BPNMenteri ATR/BPN Sofyan Djalil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melakukan audit terlebih dahulu terkait kasus mafia tanah yang menjerat keluarga artis Nirina Zubir.

Audit ini berupa apakah ada pegawai BPN yang terlibat tanah dalam kasus tersebut atau terjadinya kelalaian dari pihak BPN saat melakukan pengalihan sertifikat tanah.

Sofyan juga menduga bisa saja terjadi dalam kasus ini seperti keterlibatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), namun tanpa adanya keterlibatan pegawai BPN.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Jumat (19/11/2021).

Lalu, siapa pelaku dibalik kasus tersebut?

Temukan jawabannya melalui artikel ini Keluarga Nirina Zubir Jadi Korban Mafia Tanah, Sofyan Djalil Angkat Bicara

Sofyan juga mengungkapkan, ada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN yang terlibat dalam mafia tanah lalu dicopot dan dipidanakan.

"Ada Kanwil kami copot, kepala kantor kami copot. Ada yang kita pidanakan," ujar Sofyan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Menurut Sofyan, Kementerian ATR/BPN merupakan organisasi yang besar yang di dalamnya terdapat 38.000 pegawai.

Sehingga, ada beberapa dari pegawai BPN yang terlibat mafia tanah dan dia ibaratkan sebagai apel busuk harus disingkirkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.