Kompas.com - 03/11/2021, 12:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen turut serta dalam mengurangi emisi karbon melalui pembangunan infrastruktur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan menerapkan prinsip pembangunan gedung hijau (green building) pada setiap proyek pembangunan pemerintah. 

"Dengan penataan yang baik di kawasan perkotaan melalui penyediaan infrastruktur, tentu kami optimistis dapat memberikan dukungan pengurangan emisi karbon," kata Basuki dalam keterangannya, Rabu (03/11/2021). 

Baca juga: Ternyata, Bukan Jakarta yang Tanahnya Turun Paling Tajam tapi Pekalongan

Menurutnya, penerapan prinsip pembangunan green building ini sangat penting dilakukan terutama di kawasan perkotaan. 

Pasalnya, yang menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur terkait perubahan iklim adalah tingkat urbanisasi yang terus meningkat.

Peningkatan laju urbanisasi berdampak pada emisi karbon yang tinggi karena
pencemaran udara dan menyebabkan gangguan pernafasan, peningkatan suhu permukaan bumi, dan meningkatkan risiko bencana iklim, seperti banjir, kekeringan, dan kenaikan muka air laut.

Dengan pembangunan green building tersebut, Kementerian PUPR optimistis dapat berkontibusi terhadap pengurangan emisi karbon dengan potensi sebesar 58 persen di sektor bangunan, 21 persen di sektor transportasi, 16 persen di sektor energi, dan 5 persen di sektor limbah.

Selanjutnya, Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk ketahanan air lewat pembangunan 61 bendungan dan pembangunan tanggul di pantai utara Jawa untuk melindungi kota-kota pesisir Jakarta, Semarang, Pekalongan, dan wilayah lainnya dari ancaman penurunan permukaan tanah dan kenaikan permukaan laut.

"Setidaknya ada empat peran besar dari pembangunan infrastruktur, yakni merubah peradaban, meningkatkan daya saing, meningkatkan keadilan sosial, dan meningkatkan persatuan bangsa," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.