Kompas.com - 01/11/2021, 11:24 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Triniti Land.Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Triniti Land akan berfokus pada bisnis landed house (rumah tapak), logistic park (fasilitas pergudangan), dan data center (pusat data) dalam 5-10 tahun ke depan.

Presiden Direktur sekaligus CEO Triniti Land Ishak Chandra mengungkapkan, ini merupakan upaya perusahaan untuk memikirkan growth strategy (strategi pertumbuhan) dalam jangka waktu tersebut.

Baca juga: Semester I, Triniti Properti Raih Marketing Revenue Rp 312,8 Miliar

"Strategi ekspansi yang akan kami lakukan adalah fokus ke properti yang sustain (bertahan) 10 tahun ke depan seperti rumah tapak dan yang akan tumbuh karena didukung economy driven seperti fasilitas pergudangan dan pusat data," ujar Ishak dalam siaran pers, Senin (1/11/2021).

Seperti diketahui, Triniti Land dikenal sebagai pengembang high-rise apartment dan mixed-use di Serpong dan Alam Sutera sejak tahun 2013.

Bukan tanpa dasar, strategi ini didukung oleh data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) Kuartal III 2021 yang menyebut rumah tapak sebagai segmen terbesar baik secara suplai maupun permintaan.

Dalam data itu, rumah tapak mencatat perkembangan yang semakin baik yakni sebesar 2,36 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Tak hanya itu, pemulihan pada sektor rumah tapak ini utamnya didorong oleh insentif Pemulihan Eknonomi Nasional (PEN) yang digelontorkan Pemerintah.

Baca juga: Triniti Percepat Konstruksi Proyek yang Bisa Ditempuh 45 Menit dari Singapura

Saat ini, kata Ishak, permintaan properti tak lagi dipengaruhi oleh lokasi, melainkan terhadap akses yang memadai menuju pusat kota.

Melihat tren kenaikan rumah tapak ini, maka Triniti Land berencana memfokuskan diri untuk membangun rumah tapak yang dimulai dengan mixed-use serta proyek Marc’s Boulevard di Batam.

Ini disusul oleh proyek-proyek rumah tapak lainnya yang akan dikerjakan oleh perusahaan di Sentul, Jawa Barat, serta Lampung.

Untuk pengembangan bisnis fasilitas pergudangan dan pusat data, perusahaan melihat adanya peluang besar yang dihasilkan dari kedua sektor tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Ini didasari oleh data Colliers International Indonesia bahwa pusat data memiliki proporsi sebesar 22,13 persen dari seluruh transaksi terkait kawasan industri selama tahun 2021.

Saat ini, Triniti Land telah menyelesaikan serah terima proyek yang sedang dikerjakan seperti Collins Boulevard Serpong, Paul & Prive Condominium, Glenn the Hive, serta Paul Lane di Marc’s Boulevard Batam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.