Kompas.com - 28/10/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi jendela rumah. SHUTTERSTOCK/SIMON BRATTIlustrasi jendela rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bangunan yang menggunakan kaca akan terlihat lebih luas dan terasa lapang.

Namun pada umumnya sisi kacanya masih tajam sehingga dapat berbahaya ketika disentuh. Kaca yang tidak dipoles apabila terkena gesekan akan menyebabkan anggota tubuh terluka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum menggunakan kaca pada konstruksi bangunan, ada baiknya Anda melihat setiap sisi-sisinya apakah sudah dipoles secara keseluruhan atau belum.

Baca juga: Berapa Lama Jendela Berbahan uPVC Dapat Bertahan?

Berikut teknik polesan pada kaca yang dipakai pada proses konstruksi bangunan:

1. Edging

Edging merupakan proses pada kaca yang diprabikasi dengan teknik tempered glass, proses ini wajib dilakukan.

Setiap sisi kaca ini berbentuk persegi yang terlihat rapi sehingga bisa disentuh.

Biasanya digunakan pada konstruksi bangunan rumah minimalis, hotel, vila, perkantoran, bandara, pusat perbelanjaan, bahkan rumah sakit.

2. Bevel + edging

Bevel + edging merupakan teknik sisi kaca yang salah satu sisi dibentuk miring kurang dari 45 derajat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.