Kompas.com - 27/10/2021, 22:19 WIB
Ilustrasi bank tanah Kompas/Agus Susanto (AGS)Ilustrasi bank tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanah merupakan salah satu sumber daya yang terbatas sehingga tidak mengherankan jika harganya terus melambung tinggi.

Harganya yang semakin melonjak ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan akan tanah setiap tahunnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan, pemerintah membentuk lembaga untuk mengatur regulasi pertanahan di Indonesia yaitu badan bank tanah.

Badan ini nantinya akan menertibkan tanah yang ditelantarkan seperti tanah yang dimiliki oleh seseorang namun dengan sengaja tidak diusahakan, tidak dipergunakan, tidak dimanfaatkan, dan tidak dipelihara.

Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Lalu, bagaimana nasib tanah yang ditelantarkan tersebut?

Selanjutnya baca di sini Bila Tak Digunakan, Tanah Telantar Bisa Disita Badan Bank Tanah

Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan beberapa kota di dunia yang paling layak huni pada tahun 2021.

Dalam laporan itu, EIU menganalisis 140 kota berdasarkan lima indikator yaitu stabilitas, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta budaya dan lingkungan.

Dari hasil analisis tersebut, didapatkan hasil tujuh kota di dunia paling layak huni seperti Auckland di Selandia Baru, Osaka di Jepang, Adelaide di Australia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.