Kompas.com - 26/10/2021, 16:30 WIB
Ilustrasi rumah BrianAJacksonIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto memastikan, tidak semua dana Tapera yang dihimpun akan dialokasikan sepenuhnya untuk diinvestasikan melalui pemupukan dana.

"Jadi tidak semua dana Tapera yang kami himpun dari masyarakat dalam bentuk tabungan untuk pengelolaan perumahan itu dialokasikan ke KIK," kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto dalam Peluncuran Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BP Tapera sudah membagi alokasi dana Tapera untuk pembiayaan perumahan, pemanfaatan dan pemupukan.

Sementara dari sisi pemanfaatan, BP Tapera mengalokasikan dana yang disiapkan bagi peserta yang akan pensiun.

Baca juga: Rilis KIK Pemupukan Dana Pasar Uang, BP Tapera Anggarkan Rp 690 Miliar

Adi menjelaskan, dana tapera peserta beserta hasil pengembangannya dapat dikembalikan pada saat peserta berhenti bekerja karena pensiun, meninggal dunia atau berhenti bekerja karena sebab-sebab lain, di mana selama dinas aktifnya belum pernah memanfaatkan bantuan.

"Untuk deposito atau tabungan peserta itu juga kami siapkan bagi peserta yang nanti pada saat pensiun. Karena uangnya harus kita kembaikan. Tentu itu berupa tabungan pokok dan hasil pengembangannya," ujarnya.

Selanjutnya, data peserta Tapera juga ada yang dialokasikan untuk pembiayaan perumahan yang khusus diperuntukkan bagi peserta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Setelah itu, sisianya barulah dialokasikan untuk pemupukan dana.

"Supaya tidak misleading, bayangannya kan seolah dengan dana yang kita kelola sekian triliun bisa menghasilkan sekian. Tidak. Sekali lagi, kita fokus di likuiditas, kita fokus di optimalisasi, tentu dengan mempertimbangkan risk and return," tutur dia.

Hal senada dikatakan Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera BP Tapera Gatut Subadio.

Baca juga: Layanan Perumahan Tetap Berjalan Seiring Pengalihan Dana FLPP ke BP Tapera

Dia menjelaskan tapera dibentuk untuk membantu peserta khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki rumah pertama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.