Kompas.com - 21/10/2021, 18:00 WIB
Gambaran proyeksi air bersih yang dapat dinikmati warga, saat SPAM Karangbinangun selesai dibangun dan beroperasi. Dok. Pemkab LamonganGambaran proyeksi air bersih yang dapat dinikmati warga, saat SPAM Karangbinangun selesai dibangun dan beroperasi.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karangbinangun di Kabupaten Lamongan, ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis dan Lingkar Selatan.

Guna mewujudkan pembangunan SPAM Karangbinangun, rapat koordinasi dilakukan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, dan Perum Jasa Tirta (PJT) 1 bertempat di Gedung Pemkab Lamongan, Kamis (21/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pembangunan SPAM Karangbinangun harus dipercepat, agar segera dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah utara. Khususnya di empat kecamatan yakni, Karangbinangun, Glagah, Kalitengah dan Deket.

Baca juga: Layani 260.000 Warga, SPAM Regional Kartamantul Selesai 2022

Oleh karena itu, Yuhronur berharap, semua pihak yang terlibat dapat segera melakukan tindak lanjut sesuai dengan kewenangan masing-masing, sesuai skema yang sudah direncanakan.

"Sehingga pembangunan SPAM Karangbinangun dapat segera dilaksanakan, supaya dapat dinikmati oleh masyarakat," kata dia.

Sementara Kepala Bappeda Lamongan Suyatmoko menambahkan, pembangunan SPAM Karangbinangun dapat mendukung target akses air bersih di Lamongan pada tahun 2024, yang ditargetkan bisa mencapai sebesar 52,67 persen.

Sampai dengan tahun 2020, akses penyediaan air bersih perpipaan di Kabupaten Lamongan masih 48,05 persen.

"Dengan dukungan 17.394 Sambungan Rumah (SR) oleh PDAM, 30.937 SR oleh Pamsimas, 93.844 SP oleh HIPPAM dan 3.581 SR oleh PJT," kata Suyatmoko.

Suyatmoko menjelaskan, keberadaan SPAM Karangbinangun nantinya akan melayani kebutuhan air bersih di empat kecamatan, dengan instalasi pengolahan air sebesar 300 liter per detik, dengan target penyerapan 25 liter per detik untuk tiap kecamatan dan 200 liter per detik untuk industri Kecamatan Deket.

Berbagai persiapan juga sudah dilakukan untuk percepatan terkait pembangunan SPAM Karangbinangun.

Mulai dari persiapan pemenuhan readines criteria, sudah disiapkan berupa Feasilibity Study (FS), Detail Engineering Design (DED), Detail Design Intake, Dokumen Lingkungan, SIPA, serta kesesuaian terhadap RPJMD dan RTRW.

"Untuk selanjutnya, kewenangan Pemerintah Kabupaten Lamongan ada pada unit distribusi akhir, yakni jaringan sekunder dan jaringan tersier," tutur Suyatmoko.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.