Kompas.com - 19/10/2021, 14:00 WIB
Kepolisian mengungkap perkara dugaan mafia tanah yang melibatkan pegawai oknum kepala desa dan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepolisian mengungkap perkara dugaan mafia tanah yang melibatkan pegawai oknum kepala desa dan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerima 732 aduan terkait masalah pertanahan sejak Inspektorat Investigasi dibentuk.

"Antusias masyarakat sangat tinggi, sudah (ada) 732 pengaduan," ujar Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN Sunraizal mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rinciannya, 17 kasus penyalahgunaan wewenang, 201 kasus dari pelayanan masyarakat, 11 kasus korupsi atau pungutan liar (pungli).

Kemudian, kepegawaian atau ketenagakerjaan sebanyak 3 kasus, sengketa dan konflik  sebanyak 493 kasus, serta lainnya 7 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 162 kasus telah ditangani Inspektorat Investigasi dan 5 kasus ditangani Direktur Jenderal (Ditjen) Teknis dan Dirjen Sengketa Perkara.

"Kemudian, hal-hal yang bisa kami anggap bisa diselesaikan oleh Kanwil (kantor wilayah) 303 kasus," ujarnya.

Baca juga: 125 Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 Dihukum Berat

Terkait praktik mafia tanah, Sunraizal mengungkapkan ada 125 pegawai BPN yang terlibat dalam kasus itu.

Namun demikian, hal ini merupakan bentuk pembinaan jika mereka masih bisa dibina. Sementara yang tak bisa dibina, mereka diberhentikan dari jabatannya.

"Jadi, ada yang hukuman berat. Kita tidak main-main terhadap kasus-kasus yang mencoba meletakkan surat-surat di atas tanah orang lain," tambahnya.

Sunraizal mengungkapkan, Kementerian ATR/BPN sama sekali tidak memberikan toleransi terhadap pegawai mereka karena telah membuat kekacauan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.