Kompas.com - 10/10/2021, 16:00 WIB
Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto Kementerian ATR/BPNKementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) masih terus mempersiapkan pembentukan bank tanah.

Badan ini berfungsi untuk melaksanakan perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian tanah di Indonesia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembentukan Bank Tanah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto mengatakan, pembentukan Badan Bank Tanah terus didorong dan secara substansi sudah mencapai 90 persen.

Baca juga: Tak Sama dengan BUMN, Badan Bank Tanah Bukan Lembaga Profit

Saat ini, tengah disusun Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Struktur dan Penyelenggaraan Badan Bank Tanah bersama Direktorat Jenderal Peraturan Perundang undangan, Kementerian Hukum dan HAM, serta para pakar praktisi hukum.

"Kami sudah membahas di internal kementerian, mungkin 90 persen substansinya sudah. Kami sudah edarkan juga ke beberapa kementerian dan lembaga terkait. Tiga instansi sudah paraf. Tentunya mungkin paralel karena diharapkan Badan Bank Tanah ini dapat terwujud bulan Oktober ini," kata Himawan dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Minggu (10/10/2021). 

Badan Bank Tanah akan dipimpin Komite Bank Tanah yang ditunjuk langsung oleh Presiden. Kata dia, komite ini juga akan dibantu oleh Sekretariat Komite.

Selain itu, dibentuk Dewan Pengawas yang bertugas melakukan pengawasan dan memberikan nasihat atau saran kepada Badan Pelaksana dalam menjalankan kegiatan penyelenggaraan Bank Tanah.

Selanjutnya, guna menyelenggaran tugas-tugas dalam Bank Tanah, Komite Bank Tanah menetapkan Badan Pelaksana.

Baca juga: Modal Awal Bank Tanah Rp 2,5 Triliun, Beroperasi Tahun Ini

Setelah itu, dipersiapkan pula PP permodalan, termasuk mengusulkan ke presiden mengenai siapa saja yang akan menjadi pengurus Bank Tanah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.