Selama Mal Ditutup karena PPKM, Banyak Tenant Lari, Tingkat Hunian Pun Turun

Kompas.com - 07/10/2021, 12:30 WIB
Ilustrasi mal ShutterstockIlustrasi mal

JAKARTA, KOMPAS.com - Adanya pemberlakukan pembatasaan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak bulan Juli lalu membuat tingkat hunian mal di Jabodetabek mengalami penurunan pada Kuartal III tahun 2021.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan penerapan PPKM level 4 di Jabodetabek mengharuskan mal tutup.

“Pada bulan Juli lalu, angka infeksi Covid-19 meningkat sehingga pemerintah menerapkan PPKM. Di daerah PPKM level 4 seperti di Jabodetabek membuat mal harus mengalami penutupan akibatnya tingkat hunian pun menurun,” ujar Ferry, Rabu (6/10/2021).

Karena mal ditutup, beberapa tenant mengambil keputusan untuk tidak lagi memperpanjang masa sewanya.

Baca juga: 2024 Mendatang, Bekasi Diramaikan Mal Rp 1 Triliun di Grand Wisata

Berdasarkan riset Colliers, tercatat tingkat hunian mal di Jakarta hanya 71,2 persen atau turun 0.8 persen dari secara kuartalan.

Sementara itu, tingkat hunian di daerah Bodetabek hanya berada di angka 70.2 persen atau turun 1,6 persen.

Tingkat hunian mal di kawasan bisnis terpadu (CBD) masih tercatat lebih tinggi yaitu 76,1  persen.

Sedangkan mal-mal di Jakarta pusat (diluar CBD) mencatatkan rata-rata tingkat hunian terendah yakni hanya 58,5 persen.

“Namun ke depannya bila kondisi pandemi sudah terkendali, akan ada peyewa-penyewa baru yang membuka gerai pertamanya di Indonesia sehingga kaan menjadi magnet baru untuk meningkatkan kunjungan ke mal,” jelas Ferry.

Baca juga: Pengunjung Mal Meningkat 10 Persen Selama Pelonggaran PPKM

Pada kuartal yang sama pula tidak ada pasokan baru di area Jakarta sehingga pasokan kumulatif luas mal tetap berada di angka 4,86 juta meter persegi.

Sedangkan di daerah Bodetabek luasan ritel akan bertambah menjadi 2,87 juta meter persegi karena adanya perluasan Mal Margo City.

Sementara itu pada Kuartal IV tahun 2021, Aeon Mall Tanjung Barat di Jakarta Selatan akan siap beroperasi. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.