Jakarta Potensial Tenggelam, Peneliti LIPI Rekomendasikan 3 Zona Pembangunan

Kompas.com - 06/10/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi Kota Jakarta Shutterstock.comIlustrasi Kota Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta dan kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa berpotensi tenggelam dalam sepuluh tahun mendatang.

Sebab, kawasan perkotaan Jakarta dan kota-kota lainnya yang berada di Pantura secara terus menerus mengalami land subsidence atau penurunan muka tanah.

Profesor Riset bidang Geoteknologi-Hidrogeologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Robert Delinom mengatakan, kondisi geologi wilayah tersebut sangat memengaruhi proses terjadinya amblesan.

"Tapi tidak semuanya akan segera tenggelam atau terendam air. Hanya beberapa kota di pesisir yang berdiri di batuan lempung dan batuan muda belum terpadatkan," katanya dalam diskusi virtual, Rabu (06/10/2021).

Baca juga: 31 Proyek Properti Berdiri di Wilayah yang Tanahnya Turun Paling Tajam

Berdasarkan penelitiannya yang berfokus pada Jakarta, penurunan muka tanah disebabkan oleh empat faktor utama.

Yakni kompaksi batuan yang tidak padat karena pengambilan air tanah berlebih, pembebanan bangunan, aktivitas tektonik, serta ada endapan aluvial dan batuan lempung.

"Karena bersifat masih sangat muda, endapan aluvial itu akan terus mengalami kompaksi atau pemadatan sampai pada batas waktu tertentu sehingga muka tanah cenderung menurun," ujarnya.

Menurut Robert, langkah mitigasi yang bisa diterapkan meliputi, membangun pertahanan di garis pantai, membangun pertahanan di sungai dan bantarannya.

"Kemudian membuat tempat parkir air. dan mengantisipasi penyebab penurunan muka tanah," imbuhnya.

Selanjutnya, langkah adaptasi yang patut dilakukan yakni menghentikan berdirinya bangunan masif di kawasan pesisir. Cukup membangun rumah yang ringan dan ramah lingkungan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.