Kompas.com - 27/09/2021, 15:30 WIB
Wamen Kementerian ATR/BPN Surya Tjandra Kementerian ATR/BPNWamen Kementerian ATR/BPN Surya Tjandra

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya perbedaan dan tumpang tindih regulasi menjadi tantangan Reforma Agraria di wilayah pesisir dan kepulauan kecil di Indonesia.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra mengatakan hal ini dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin (27/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tidak sensitif dalam menangani, maka berdampak pada ekologi, masyarakat dan situasi keseluruhan,” ungkap Surya.

Surya melanjutkan, kondisi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dinilai cukup unik karena terletak di antara kawasan lautan dan daratan, terdapat kawasan bawah laut, serta hutan yang memiliki aturan dan fungsi pemanfaatan tertentu.

Lebih dari itu, ada beberapa kondisi lainnya yang membuat situasi di wilayah ini menjadi kompleks.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya konkret terkait konsolidasi dan sinkronisasi zonasi dan sektor-sektor terkait.

Hingga kini, pihaknya tengah mempersiapkan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022 yang rencananya akan berlangsung pada Maret 2022 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Tanah di Pulau Kecil, Terluar, dan Pesisir Akan Diberi Kepastian Hukum

GTRA Summit 2022 ditujukan sebagai forum diskusi antar kementerian/lembaga dan asosiasi terkait untuk membahas persoalan Reforma Agraria di daerah secara lintas sektor, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Jika dilihat dari perspektif Kementerian ATR/BPN, kata Surya, pihaknya akan memberikan kejelasan subyek hukum dan hak.

“Kami mau beri hak, nanti dilihat apakah bentuknya, misalnya Hak Guna Bangunan (HGB) atau Hak Pakai (HP)," lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.