Kompas.com - 23/09/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi data center ShutterstockIlustrasi data center

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurangnya infrastruktur jaringan dan tidak stabilnya pasokan listrik, terutama di daerah pedesaan menjadi kendala utama yang menghambat investasi data center di Indonesia.

Tak mengherankan jika hingga pertengahan tahun 2021, mayoritas data center di Indonesia masih terpusat di Pulau Jawa, khusunya kota Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan riset Savills Indonesia, Jabodetabek masih menjadi wilayah konsentrasi investasi data center, karena ketersediaan serat optik dan daya yang andal.

Namun, banyak operator sudah mulai memperluas lokasi mereka di luar Jabodetabek ke kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, Pekanbaru dan Bali.

Baca juga: Investor Singapura Akan Bangun Data Center Rp 2,1 Triliun di Cibitung

Menurut Head of Research Savills Indonesia Anton Sitorus, Indonesia menargetkan dapat  menguasai 40 persen dari ekonomi digital di ASEAN pada tahun 2025, diharapkan ke depannya bisa lebih banyak data center yang didirikan.

"Selain pertumbuhan ekonomi digital yang kian meningkat, permintaan untuk data center selaras dengan kebijakan baru dari pemerintah," ujar Anton.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 71 tahun 2019 semua perusahaan, khususnya lembaga keuangan, diperlukan untuk menyimpan data pribadi di pusat data dalam negeri.

Selain itu, Bank sentral melalui Peraturan Bank Indonesia No 9/15/PBI/2007 juga menyatakan semua bank dan lembaga keuangan lembaga harus memiliki mekanisme cadangan melalui Disaster Recovery Center (DRC).

DRC merupakan fasilitas yang memungkinkan perusahaan untuk memulihkan data dan melanjutkan operasi jika terjadi keadaan darurat.

Saat ini, operator pusat data utama di Indonesia berasal dari perusahan lokal dan operator internasional. Diperkirakan pusat data pihak ketiga menyumbang 130 MW kapasitas daya di dalam negeri.

Baca juga: Pusat Data, New Normal di Kawasan Industri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.