Kompas.com - 23/09/2021, 11:00 WIB
Bendungan Gongseng di Bojonegoro yang dibangun mulai 2013 dengan nilai kontrak Rp 569 miliar Kementerian PUPRBendungan Gongseng di Bojonegoro yang dibangun mulai 2013 dengan nilai kontrak Rp 569 miliar

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hampir menyelesaikan konstruksi Bendungan Gongseng di Bojonegoro, Jawa Timur.

Saat ini progres fisik pembangunannya telah mencapai 94,55 persen dan mulai dilakukan impounding. Sementara, peresmiannya direncanakan pada Desember 2021 mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto mengatakan, bendungan berkapasitas 22,43 juta meter kubik ini bisa bermanfaat sebagai irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter per detik.

Kemudian, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik per detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt.

Baca juga: 61 Bendungan Dimanfaatkan untuk Peningkatan Produksi Energi Terbarukan

"Bendungan Gongseng telah memasuki akhir pekerjaan konstruksi sehingga diperlukan pengisian awal sebagai salah satu persyaratan pengoperasian bendungan," kata Agus dikutip dari laman Ditjen SDA Kementerian PUPR BBWS Bengawan Solo, Rabu (22/9/2021).

Pengisian Bendungan Gongseng dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif.

Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 63 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan.

Agus menambahkan, masyarakat Kabupaten Bojonegoro mayoritas hidup dari pertanian dan industri yang sangat membutuhkan air.

"Selain sebagai sumber air baku, Bendungan Gongseng dapat diandalkan saat musim kemarau tiba," ucapnya.

Dengan adanya Bendungan Gongseng ini juga diharapkan dapat mengurangi terjadinya bencana banjir wilayah Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya.

Pada musim hujan, Bendungan Gongseng difungsikan sebagai waduk tadah hujan dan pengendali banjir.

"Selain sebagai sumber air baku, Bendungan Gongseng juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata," imbuh Agus.

Perlu diketahui, pengerjaan Bendungan Gongseng dilaksanakan mulai tahun 2013 dan direncanakan selesai pada tahun 2021. Menggunakan dana APBN senilai Rp 574 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.