Kompas.com - 22/09/2021, 07:00 WIB
Terowongan silaturahmi yang memfasilitasi ruang parkir bagi jamaah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Dok. Kementerian PUPR.Terowongan silaturahmi yang memfasilitasi ruang parkir bagi jamaah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kini, jemaah Masjid Istiqlal maupun Gereja Katedral dapat memanfaatkan Terowongan Silaturahmi sebagai lahan parkir bersama.

Hal ini menyusul telah diselesaikannya pembangunan terowongan bawah tanah dengan anggaran Rp 37,3 miliar tersebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, dipilihnya terowongan bawah tanah dipilih karena memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan desain, juga bangunan.

"Ada tiga alternatif sebetulnya bisa jembatan penyeberangan, tapi kan terlalu curam, atau dengan yang lain, kita pilih terowongan yang lebih aman," beber Basuki dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/09/2021).

Baca juga: Wapres: Terowongan Silaturahmi Inspirasi Kerukunan Umat Beragama

Sebab, baik Gereja Katedral maupun Masjid Istiqlal, masing-masing merupakan cagar budaya sehingga konstruksi harus dilaksanakan harus aman. 

Ketika Terowongan Silaturahmi dibangun, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya juga melibatkan Ditjen Bina Marga terkait masalah terowongan seperti sistem yang akan dibangun, pondasi, maupun struktur bangunan.

“Kami juga memperhatikan utilitas-utilitas di atasnya agar jangan sampai terputus dan bermasalah” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti.

Terowongan silaturahmi yang memfasilitasi ruang parkir bagi jamaah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.Dok. Kementerian PUPR. Terowongan silaturahmi yang memfasilitasi ruang parkir bagi jamaah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.
Terowongan Silaturahmi ini tersambung dengan basement parkir lantai 1 di Masjid Istiqlal yang dapat menampung 500 unit mobil.

Kehadiran terowongan diharapkan dapat memudahkan jemaah kedua rumah ibadah ini untuk menggunakan ruang parkir bersama-sama.

“Kalau Jumat bisa digunakan jemaah Masjid Istiqlal, Minggu digunakan jemaah Gereja Katedral Jakarta sehingga kita butuh terowongan," tambah Diana.

Baca juga: Kabar Terbaru Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, 17 Agustus Tuntas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.