Kompas.com - 17/09/2021, 20:30 WIB
Sekjen KPA Dewi Kartika kpa.or.idSekjen KPA Dewi Kartika

JAKARTA, KOMPAS.com- Sengketa lahan yang terjadi antara PT Sentul City Tbk dan Rocky Gerung hingga saat ini belum menemui titik terang.

Keduanya masih beradu klaim sebagai pemilik sah lahan yang berlokasi di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga masih mengkaji dan mengecek seluruh dokumen Hak Guna Bangunan (HGB) termasuk dokumen yang dimiliki oleh warga yang berada di wilayah sengketa tersebut.

Baca juga: Sertifikat, Satu-satunya Bukti Hukum Kepemilikan atas Tanah

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika mengatakan Kementerian ATR/BPN harus melihat realitas di lapangan sebelum menerbitkan atau memperpanjang lahan Hak Guna Usaha (HGU) atau HGB kepada perusahaan.

Menurut Dewi, hal itu menjadi salah satu langkah untuk menghindari konflik pertanahan di kemudian hari.

"Kementerian ATR/BPN harus melihat realitas lapangan dalam memproses, memberikan, menerbitkan atau memperpanjang HGU atau HGB," kata Dewi kepada Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

Jika terdapat lahan HGU atu HGB yang telah ditempati oleh masyarakat selama berpuluh-puluh tahun, maka kuat terindikasi bahwa lahan tersebut ditelantarkan oleh pemegang hak.

"Jika ada masyarakat sudah bertempat tinggal dan menggarap berpuluh tahun, kemudian diklaim oleh perusahaan, maka kuat kemungkinan kalau perusahaan itu telah menelantarkan lahan yang dimiliknya," jelasnya.

Baca juga: Kunci Sengketa Lahan Sentul City Versus Rocky Gerung Ada di BPN

Selain itu, Dewi menjelaskan Kementerian ATR/BPN juga harus segera menertibkan lahan HGU atau HGB yang telah ditelantarkan.

"Atau, jika HGB/HGU baru terbit, maka terindikasi kuat penerbitan sertifikat tidak clear-clean," lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.