Kompas.com - 16/09/2021, 18:30 WIB
Warga melintas di antara dinding tabung raksasa yang dipasang sebagai bagian dari proyek pembangunan tanggul laut raksasa di Jakarta Utara, November 2014. Kompas/Rony Ariyanto NugrohoWarga melintas di antara dinding tabung raksasa yang dipasang sebagai bagian dari proyek pembangunan tanggul laut raksasa di Jakarta Utara, November 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase giant see wall (tanggul laut raksasa) dikaji ulang.

Utusan Khusus Gubernur DKI Jakarta untuk Perubahan Iklim Irvan Pulungan mengatakan hal ini dalam webinar, Kamis (16/09/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami mengharapkan itu dikaji ulang karena kalau dibangun disana, local ground-fishing (daerah tangkapan ikan) nelayan akan hilang," ujar Irvan.

Selain itu, kata Irvan, DKI Jakarta memiliki 13 sungai yang membawa sampah hingga ke Teluk Jakarta.

Baca juga: Tersisa 33,2 Kilometer, Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Tanggul Pantai Jakarta

Jika proyek itu dibangun di tengah Teluk Jakarta, maka sampah akan terperangkap di antara pesisir pantai dan bangunan tersebut.

Alhasil, proyek tanggul laut raksasa ini juga akan menjadi bangunan yang sangat kotor.

Irvan mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tidak membangun NCID fase tanggul laut raksasa, melainkan tanggul pantai.

Hingga kini, tanggul pantai yang telah terbangun mencapai 12,66 kilometer dari rencana 44,21 kilometer.

Khusus tahun 2021-2022, Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan tanggul pantai 1,8 kilometer.

Irvan menjelaskan mengapa dalam rentang waktu tersebut sangat lama untuk membangun tanggul pantai dengan jumlah demikian kecil.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.