Kompas.com - 11/09/2021, 10:00 WIB
Klaster Asa di Savasa Residence, Kota Deltamas, Bekasi. Hilda B Alexander/Kompas.comKlaster Asa di Savasa Residence, Kota Deltamas, Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Puradelta Lestari Tbk optimistis mampu mencapai target marketing sales Tahun 2021 sebesar Rp 2 triliun.

Pada Semester I-2021 Perseroan telah mencapai pra-penjualan senilai Rp 905 miliar atau ekuivalen 45,2 persen dari target full year 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Raihan tersebut terutama berasal dari penjualan 43,3 hektar lahan industri di semester pertama tahun 2021," kata Direktur dan Sekretaris Puradelta Lestari Tondy Suwanto dalam rilis usai Public Expose Live 2021.

Selain itu, penjualan produk hunian dan komersial turut memberi kontribusi capaian. Sehingga, Perseroan optimistis meraih target marketing sales 2021.

Baca juga: Pendapatan Puradelta Lestari Melonjak 129,5 Persen, Ini Penyebabnya

Permintaan lahan industri yang cukup tinggi dan proses negosiasi terus berjalan intensif diyakini akan memberikan kontribusi signifikan hingga akhir 2021.

"Saat ini, masih ada permintaan lahan industri sebesar 70 hektar," ujar Tondy.

Tondy menjelaskan, sekitar 50 persen dari permintaan lahan industri berasal dari sektor industri data center. Bahkan permintaan ini terus meningkat sejak 2020 lalu.

Mulai 2020 hingga paruh pertama tahun 2021, sudah ada beberapa pemain data center ternama domestik dan asing yang berinvestasi dan hadir di kawasan industri Greeland International Industrial Center (GIIC)  Kota Deltamas.

"Kami harapkan pada paruh kedua tahun 2021, lebih banyak lagi industri data center yang hadir di kawasan industri kami," cetus Tondy.

Menurut dia, selain permintaan dari sektor data center, Perseroan juga menerima permintaan lahan dari sektor industri lainnya seperti otomotif dan makanan.

Oleh sebab itu, Puradelta Lestari kini sedang mengembangkan sebuah zona industri di dalam kawasan industri GIIC Kota Deltamas yang dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur khusus.

Hal ini untuk mengantisipasi permintaan lahan dari industri-industri yang membutuhkan teknologi terkini, termasuk industri data center.

"Pengembangan zona industri tersebut juga dimaksudkan untuk mengantisipasi meningkatnya pelanggan industri yang membutuhkan spesifikasi khusus," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.