Kompas.com - 11/09/2021, 07:00 WIB
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Binjai - Pangkalan Brandan sepanjang 57,4 Kilometer Kementerian PUPRJalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Binjai - Pangkalan Brandan sepanjang 57,4 Kilometer

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengungkapkan  sejumlah persoalan dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Persoalan tersebut dapat menghambat pembangunan JTTS sekaligus berdampak merugikan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persoalan pertama, terkait pengadaan tanah atau pembebasan lahan yang tak kunjung usai.

Padahal, JTTS ditargetkan dapat tersambung dan beroperasi seluruhnya pada 2024 mendatang.

"Pengadaan tanah sampai sekarang masih bermasalah, bahkan PT Hutama Karya (Persero) juga bermasalah di Sumatera, sehingga diprediksi belum bisa tersambung pada 2024," kata Agus dalam diskusi virtual Hutama Karya Academy, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Hatta Rajasa Dukung Hutama Karya Jual Tol Trans-Sumatera

Kedua, anggaran pengadaan proyek tersebut semula didorong untuk dilakukan dengan berbagai pola seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Namun, faktanya malah kembali mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Anggaran pengadaan dilakukan dengan berbagai pola tetapi ujung-ujungnya malah menggunakan APBN juga, melalui Penyertaan Modal Negara (PMN)," jelasnya.

Ketiga, feasibility study (studi kelayakan) pembangunan JTTS tidak dilakukan dengan melibatkan antropolog.

Mereka dinilai Agus dapat memberikan kajian komprehensif terkait kondisi masyarakat sekitar sehingga beroperasinya JTTS dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.