Kompas.com - 08/09/2021, 16:30 WIB
Enam ruas Jalan Tol Dalam Kota Segmen Kelapa Gading - Pulo Gebang PT JTD JAYA PRATAMAEnam ruas Jalan Tol Dalam Kota Segmen Kelapa Gading - Pulo Gebang

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berharap operasional jalan tol di Indonesia dapat memberikan rasa keadilan bagi para pengguna jasa tol.

Hal tersebut disampaikan Anggota Pengurus Harian YLKI Sudaryatmo dalam acara diskusi publik “Reformasi Sistem Transaksi Tol Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan kepada Pelanggan”, Rabu (8/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sudaryatmo, hal ini harus menjadi perhatian karena telah tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

“Berbicara soal keadilan, sampai sekarang masih menjadi pertanyaan apakah memang jalan tol ini sudah memberikan keadilan bagi masyarakat pengguna, baik soal tarif hingga kondisi jalan tol,” kata dia.

Baca juga: Penerapan Sistem Transaksi Tol Non-stop MLFF Mulai Uji Coba 2022

Konsumen juga berharap agar jalan tol harus memberikan spesifikasi dan pelayanan yang lebih tinggi dibandingkan jalan umum lainnya karena menerapkan sistem berbayar.

Jalan tol juga harus bisa memberikan rasa aman, nyaman, serta memiliki waktu tempuh yang lebih pendek dan efisien bila dibandingkan dengan jalan arteri.

“Soal efisiensi ini, sudah sering disebut oleh pihak pengelola jalan tol. Karena itu, dalam sistem harus menjadi perhatian karena masyarakat tidak ingin merasa sulit saat menggunakan fasilitas teersebut,” papar Sudaryatmo.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryatmo mengapresiasi upaya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang sudah memulai konstruksi transaksi tol menuju Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF).

MLFF ini merupakan transaksi pembayaran tol yang dilakukan dalam kecepatan normal dengan menggunakan teknologi nirsentuh.

BPJT bahkan telah memulai pelaksanaan konstruksi MLFF pada tahun 2021 dan akan memulai  implementasinya secara bertahap dimulai pada tahun 2022. 

“Kami melihat bahwa MLFF ini merupakan salah satu upaya mewujudkan rasa keadilan dalam penyelenggaraan jalan tol khususnya bagi para pengguna tol,” terang Sudaryatmo.

Dengan hadirnya sistem MLFF, Sudaryatmo pun berharap penyelenggaraan jalan tol khususnya soal transaksi bisa semakin efisien serta bisa meningkatkan mutu layanan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.