Kompas.com - 07/09/2021, 12:00 WIB
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali meraih penghargaan melalui ajang Indonesia Customer Service Champion Across 2021 atas pelayanan transportasi publik berbasis teknologi.

MRT Jakarta berhasil mendapatkan peringkat pertama untuk kategori Technology Based-Services dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan Business Digest.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahapan proses penjurian diikuti oleh MRT Jakarta dengan memaparkan sejumlah strategi bisnis dan pelayanan yang dijalankan, khususnya dalam masa pandemi Covid-19.

Di antaranya penerapan Protokol BANGKIT, pembayaran non-tunai, strategi Customer Relation Management (CRM), dan integrasi transportasi.

Baca juga: Proyek MRT Jakarta Koridor Harmoni-Mangga Besar Masuk Test Pit Utilitas

“Terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang telah diberikan kepada MRT Jakarta. Pelayanan yang telah kami lakukan selama pandemi ini adalah bagian dari grand design yang memang ingin kita aplikasikan di MRT Jakarta," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Muhammad Effendi dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Selasa (7/9/2021). 

Pandemi Covid-19 membuat implementasi teknologi dan tranformasi digital pelayanan MRT Jakarta jauh lebih cepat dari yang direncanakan.  

Dalam survei yang dilakukan oleh Majalah SWA dan Business Digest, MRT Jakarta juga berhasil mendapatkan predikat excellent dengan skor tertinggi sebagai layanan transportasi publik yang berkualitas.

Survei dilakukan kepada 5.000 responden yang merupakan pelanggan kategori jasa dan layanan yang tersebar di enam kota besar, yaitu Medan, Bandung, Jakarta, Semarang, dan Surabaya.

Predikat excellent yang berhasil diraih oleh MRT Jakarta atas penilaian berdasarkan lima parameter utama Service Quality, yakni Realibility, Assurance, Tangible, Emphaty, dan Responsive.

Sebagai informasi, sebelumnya MRT Jakarta membukukan angka ridership sebanyak 87.000 penumpang per hari di tahun 2019. Kemudian, pada tahun 2020, angka ridership turun 68 persen menjadi 27.000.

Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat mengurangi mobilisasi serta membuat turunnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.