Kompas.com - 06/09/2021, 09:30 WIB
Ilustrasi KPR. iStockIlustrasi KPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan tingginya tingkat suku bunga KPR masih menjadi hambatan bagi masyarakat untuk membeli rumah.

Berdasarkan survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021, 60 persen dari 1.031 responden dari seluruh Indonesia menganggap suku bunga KPR saat ini berada pada level yang tinggi dan bahkan sangat tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Angka ini naik tipis dari semester sebelumnya yang dinyatakan oleh 59 persen responden," kata Marine dalam keterangan yang dikutip Kompas.com, Minggu (05/09/2021),

Tingginya tingkat suku bunga KPR mengakibatkan tingginya besaran angsuran KPR yang harus dibayar tiap bulan sehingga menghambat masyarakat membeli rumah.

"Oleh karena itu mayoritas masyarakat mengharapkan pemerintah mengeluarkan kebijakan dan tindakan terutama menurunkan suku bunga KPR," jelasnya.

Baca juga: Sebelum Beli Rumah Subsidi, Yuk Cek Rekam Jejak Pengembangnya

Pemerintah melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Agustus 2021 lalu memang telah memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50 persen.

Selain itu BI telah juga memutuskan untuk melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit atau Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100 persen untuk semua jenis properti.

Stimulus terakhir adalah perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pembelian rumah tapak dan rumah susun hingga akhir 2021.

Namun, menurut Marine, yang paling penting dari kebijakan dan stimulus dari pemerintah tersebut adalah pelaksanaannya.

Hal ini terlihat secara historis, langkah BI menurunkan suku bunga acuannya tidak langsung diikuti oleh kalangan perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit khususnya KPR.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.