Kompas.com - 04/09/2021, 17:00 WIB
Bendera China berkibar di Gerbang Xinhuamen kompleks kepemimpinan Zhongnanhai di pusat kota Beijing, China. REUTERS/Jason LeeBendera China berkibar di Gerbang Xinhuamen kompleks kepemimpinan Zhongnanhai di pusat kota Beijing, China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah China memutuskan untuk mengakhiri pembongkaran perkotaan skala besar dan melestarikan bangunan bersejarah yang berusia lanjut.

Seperti dikutip dari Reuters, langkah ini diambil sebagai bagian dari program perlindungan warisan budaya di negara tersebut. Program ini ada dalam pedoman kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah pada Jumat (3/9/2021). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perkembangan ekonomi China yang pesat dalam beberapa tahun terakhir sangat bergantung pada tingkat ekspansi dan pembaruan di daerah perkotaan.

Baca juga: Selain China, Indonesia Punya Rencana Pengembangan Hotel Terbanyak di Asia Pasifik

Dalam membangun kota-kota yang lebih modern, mereka menghancurkan seluruh lingkungan dan mengganti ribuan bangunan tua dengan menara-menara pencakar langit dan pusat perbelanjaan.

Dewan Negara China, mengatakan tujuan pedoman baru ini agar terdapat aturan yang lebih sistematis untuk melindungi warisan budaya negara.

Tujuan lainnya agar bangunan-bangunan besejarah ini dapat menceritakan kisah China dan Partai Komunis secara komprehensif dan akurat.

Presiden China Xi Jinping mengatakan pada bulan Juni bahwa China harus memperbaiki cara branding tentang dirinya sendiri untuk lebih mencerminkan statusnya di panggung dunia.

Sejak saat itu, apa yang disampaikan Presiden Xi Jinping tersebut muncul dalam sejumlah pernyataan dan dokumen kebijakan pemerintah.

Pedoman perencanaan kota yang baru melarang agar ada pembongkaran bangunan yang asli bahkan jika dibangun gedung tiruan yang serupa.

Selain itu, pemerintah juga melarang adanya penebangan pohon-pohon tua, mengubah nama tempat lama secara acak atau membuat perubahan pada sistem danau dan sungai.

Dikatakan langkah-langkah efektif juga harus dilakukan untuk melindungi bangunan yang mencerminkan peristiwa sejarah penting sehingga bisa menyatukan kenangan emosional masyarakat.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.