Siap Layani Pelaku Industri, KNIC Perluas Area 200 Hektar di Karawang

Kompas.com - 03/09/2021, 21:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comKarawang New Industry City (KNIC) menyatakan kesiapannya untuk menyambut para pelaku Industri di Indonesia.

KNIC yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 2017 siap memberikan layanan dan fasilitas pendukung yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan para penyewa.

Kawasan industri kami memiliki lokasi yang strategis dan dirancang secara cermat untuk memenuhi kebutuhan para penyewa,” ujar perwakilan KNIC.

Kesiapan tersebut mencakup ekosistem industri yang komprehensif, lengkap dengan infrastruktur berstandar internasional dan fasilitas premium.

Seluruh fasilitas dan ekosistem ini tentu bisa membantu perusahaan mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis pada tingkat optimal, mulai dari industri farmasi hingga kendaraan listrik.

Baca juga: Karawang New Industry City Rp 1,4 Triliun Mulai Dibangun

Pasokan listrik di KNIC diklaim aman karena perusahan sudah bermitra dengan PLN dan PGN untuk memastikan 100 persen utilitas waktu operasi untuk listrik hingga 150 Megawatt.

KNIC dikembangkan seluas 205 hektar dengan konsep keberlanjutan. Bahkan, demi membantu mewujudkan agenda Industri Hijau pemerintah, 40 persen area di KNIC digunakan untuk fasilitas pengolahan limbah dengan total kapasitas 21.500 meter kubik per hari.

Sementara untuk pengolahan air bersih mencapai 12.000 meter kubik per hari. Di area tersebut juga terdapat kolam retensi, serta sistem drainase untuk menampung curah hujan yang tinggi.

Memasuki era “Making Indonesia 4.0”, KNIC mendukung transformasi digital melalui pembangunan jaringan fiber optic di sebagian besar wilayah.

Kemudian, mendukung pembangunan smart factory bagi investor dengan menerapkan konsep 4.0.

Ke depannya, KNIC menargetkan pengembangan 200 hektar lahan tambahan untuk kawasan komersial dan industri di Karawang.

Karawang sendiri merupakan kawasan industri kompetitif dengan luas lahan 13.718 hektar. Di daerah ini terdapat 12 kawasan industri.

Karawang berada di lokasi strategis yakni di koridor ekonomi Jakarta-Bandung dan dikelilingi oleh berbagai akses transportasi untuk memudahkan operasional bisnis.

Mulai dari stasiun kereta Karawang yang akan tersambung dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, exit tol Karawang Barat untuk tol Jakarta Cikampek 2, Bandara Kertajati, serta jalan raya dan pelabuhan Patimban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.