Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akhirnya, Katedral Lausanne Punya Perempuan Penjaga Malam

Kompas.com - 27/08/2021, 13:00 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber France24

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah lebih dari 600 tahun beroperasi, menara lonceng Katedral Lausanne, Perancis, akhirnya memiliki perempuan penjaga malam.

Adalah Cassandre Berdoz, merupakan perempuan pertama yang ditugaskan sebagai asisten penjaga malam. Ia memulai pekerjaannya sejak 16 Agustus lalu.

Seperti dikutip dari France24, Cassandre bertugas untuk untuk menyuarakan waktu per jam sepanjang malam dari menara lonceng katedral.

"Ini adalah pertama kalinya posisi ini dipegang oleh seorang perempuan. Ia akakn membantu menjaga tradisi agar tidak terputus sejak tahun 1405," kata otoritas setempat.

Baca juga: Gunakan Energi Surya, Gereja Katedral Jakarta Hemat Biaya Listrik 30 Persen

Cassandre kemungkinan adalah perempuan pertama yang diangkat secara resmi untuk menjadi penjaga mala sebuah menara lonceng di daerah mana pun di Eropa.

Sang penjaga baru ini mengatakan dirinya sangat senang dan antusias menjalankan profesi barunya.

"Sejauh yang saya ingat, tradisi ini telah membuat saya terpesona, dan saya selalu ingin menjadi wanita penjaga," kata Cassandre yang juga penduduk asli Lausanne.

Cassandre bergabung dengan jajaran pria yag harus naik ke puncak menara lonceng katedral setiap malam selama 616 tahun terakhir.

Sepanjang tahun, dari pukul 22:00 hingga 02:00 waktu setempat, penjaga malam, mengenakan topi hitam besar dan membawa lentera.

Mereka harus naik menara lonceng dan menjadi seperti jam hidup bagi penduduk kota yang berlokasi di tepi Danau Jenewa tersebut.

Penjaga malam di menara katedral dulunya memainkan peran yang jauh lebih penting di Eropa. Mereka menjadi penjaga dan berpatroli saat malam tiba.

Kota pada masa lalu banyak memiliki bangunan dari material kayu. Karena itulah, dari tempat bertenggernya, penjaga menara ditugaskan untuk membunyikan alarm ketika terjadi kebarakan.

Tetapi seiring kemajuan teknologi, posisi ini mulai dianggap kuno dan profesi penjaga malam pun perhalan menghilang di seluruh Eropa.

Lausanne saat ini adalah salah satu dari 63 kota di Eropa yang masih memiliki penjaga malam. Kecuali untuk beberapa tugas pengganti, wanita jarang memiliki profesi ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com