Apakah Penggarap Berhak Dapat Ganti Rugi Lahan Infrastruktur Pemerintah?

Kompas.com - 22/08/2021, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga asal Mandalika Amaq Saepuddin terlibat sengketa lahan dengan Indonesia Tourim Development Corporation (ITDC).

Amaq menolak permintaan pengosongan lahan miliknya seluas 10.500 meter persegi sebagai bagian dari proyek pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepada Kompas.com, Amaq mengungkapkan alasan penolakan pengosongan lahan karena belum mendapatkan uang ganti rugi dari ITDC.

Kuasa Hukum Amaq Saepuddin yang juga pendiri LBH Madani Setia Dharma mengatakan lahan seluas 10.500 meter persegi itu telah dimiliki Amaq melalui penggarapan dan pembukaan kawasan hutan sejak tahun 1973.

Baca juga: Sengkarut Mandalika, Tumpang Tindih Hak Tanah dan Ganti Rugi Tak Dibayar

Adapun bukti kepemilikan lahan tersebut yaitu surat segel pembukaan lahan atau penggarapan yang dikeluarkan oleh kantor desa setempat tahun 1980.

Setia mengatakan pembukaan lahan kawasan hutan milik Amaq ini tidak dilakukan di atas tanah milik negara atau tanah yang merupakan hak orang lain.

"Jadi harus dipahami, yang dimaksud tanah negara adalah tanah milik negara. Dan untuk diartikan sebagai tanah milik negara, negara harus punya alas hak lebih dahulu. Jadi dalam hukum pertanahan tidak ada yang dimaksud dengan tanah negara," kata Setia saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/08/2021).

Inilah lahan yang dikalim Amaq Bengkok (75) sebagai miliknya. Lahan itu tengah keruk untuk pembangunan Sirkuit MoyoGP Mandalika. Komnas HAM turun tangan memantau penyelesaian sengketa lahan tersebut.FITRI R Inilah lahan yang dikalim Amaq Bengkok (75) sebagai miliknya. Lahan itu tengah keruk untuk pembangunan Sirkuit MoyoGP Mandalika. Komnas HAM turun tangan memantau penyelesaian sengketa lahan tersebut.
Namun di sisi lain, ITDC juga mengeklaim bahwa lahan Amaq Saepuddin itu merupakan Hak Pengelolaan (HPL) yang telah diberikan pemerintah kepada ITDC untuk digarap sebagai bagian dari proyek KSPN Mandalika.

Lalu pertanyaannya berhakkah Amaq Saepuddin mendapatkan ganti rugi atas lahan tersebut?

Menanggapi hal itu, Ahli Hukum Pertanahan Eddy Leks mengatakan, pada dasarnya setiap pemilik tanah berhak mendapatkan ganti rugi atas lahannya yang digarap untuk pembangunan infrastruktur pemerintah.

Baca juga: Belum Dapat Ganti Rugi, Warga Tolak Pengosongan Lahan di Mandalika

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Berita
Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Berita
Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Berita
Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Berita
Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Berita
Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Berita
Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Berita
Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Berita
Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Hunian
Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Berita
KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

Kawasan Terpadu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.