Kompas.com - 20/08/2021, 11:30 WIB
Modesta Usnaat, warga Desa Oesena, Kecamatan Miomafo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), penerima bantuan rumah layak huni dari pemerintah setempat. Sigiranus Giran Bere/Kompas.comModesta Usnaat, warga Desa Oesena, Kecamatan Miomafo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), penerima bantuan rumah layak huni dari pemerintah setempat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi mempercepat penyediaan rumah layak huni, dibutuhkan kolaborasi antara Pemerintah, masyarakat, dan gerakan itu sendiri (community-based development).

Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) KM Arsyad mengatakan hal ini dalam webinar Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2021, Jumat (20/08/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang kami pikirkan adalah (konsep) pemberdayaan masyarakat dengan kolaborasi Pemerintah, rakyat, dan gerakan rakyat," ujar Arsyad.

Dia mengutip Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta dalam Kongres Perumahan Kedua Tahun 1952 silam, pemerintah memang memiliki kewajiban besar dalam hal ini, namun juga butuh bantuan rakyat dan gerakan rakyat.

Artinya, Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, melainkan juga membutuhkan rakyat dan gerakannya juga.

Gerakan rakyat bisa dilakukan dengan edukasi masyarakat agar kesadaran memiliki rumah layak huni semakin tinggi.

Baca juga: Indonesia 76 Tahun, Masih Jauh dari Merdeka Punya Rumah

Menurutnya, kegiatan ini bisa dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah dengan beberapa pihak seperti organisasi kemasyarakatan, akademisi, pemerhati dan penggiat perumahan, asosiasi, serta pengembang.

Melalui gerakan rakyat ini nantinya dapat mewarnai dan mempercepat strategi dalam mewujudkan rumah layak huni.

Konsep pemberdayaan masyarakat dengan kolaborasi Pemerintah, masyarakat, dan gerakannya dilakukan dengan empat tahap, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemanfaatan.

Pada tahap perencanaan, masyarakat turut serta mendata kelayakan rumah di tempat tinggal mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.