Basuki Pastikan Penataan Kawasan Pura Besakih Tak Sentuh Area Ibadah

Kompas.com - 04/08/2021, 12:30 WIB
Pura Besakih, sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali yang menjadi pusat seluruh kegiatan pura di Bali. KOMPAS.com/SHERLY PUSPITAPura Besakih, sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali yang menjadi pusat seluruh kegiatan pura di Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan, penataan kawasan Pura Besakih di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali tidak akan menyentuh area bangunan utama yang digunakan sebagai tempat ibadah.

"Yang terpenting dari penataan kawasan ini untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata," tegas Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Rabu (04/08/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut informasi yang dia dapatkan, kondisi Pura Besakih sangat ramai, terutama jika ada upacara besar.

Oleh karena itu, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya akan membuat alur masuk dan keluar yang berbeda sehingga tidak terjadi penumpukan, termasuk pengaturan sirkulasi jalan untuk kendaraan.

Saat ini, Kementerian PUPR tengah menata kawasan suci tersebut yang merupakan pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Pura Besakih merupakan kawasan cagar budaya dan pusat peribadatan di Bali yang menjadi tujuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, khususnya pada hari besar umat Hindu.

Baca juga: Waskita Garap Infrastruktur Kawasan Suci Pura Besakih Bali

Dengan kondisi sekarang, banyaknya kunjungan wisatawan kerap berdampak pada keberlangsungan kegiatan ritual keagamaan.

Sehingga, mengurangi kesucian kawasan dan kenyamanan umat saat melakukan kegiatan spiritual.

Sesuai usulan Pemerintah Povinsi (Pemprov) Bali kepada Kementerian PUPR, penataan dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang mencakup dua hal.

Dua penataan itu berupa peningkatan kapasitas tempat parkir pada Area Manik Mas dan penataan sarana dan prasarana penunjangnya, serta penataan bangunan dan utilitas dalam rangka pelindungan Kawasan Pura Agung Besakih di area masuk atau Area Bencingah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.