Ringankan Beban Utang, Pengembang China Jual Saham Rp 6 Triliun

Kompas.com - 04/08/2021, 09:00 WIB
Pengembang properti asal China, Evergrande Group Straits TimesPengembang properti asal China, Evergrande Group

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang China, Evergrande Group, dikabarkan setuju untuk menjual saham di perusahaan investasi berbasis internet HengTen Networks Group.

Saham yang nantinya akan dijual oleh Evergrande bernilai total 3,25 miliar dolarHong Kong atau setara Rp 5,98 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti dikutip dari The Business Times, kekhawatiran atas pertambahan utang dan potensi risiko keuangan sistemik semakin meningkat setelah Evergrande belum akan membayar beberapa surat berharga tepat waktu.

Memang saat itu, pihak Evergrande mengatakan sedang mengatur pembayaran namun belum ada pelunasan.

Baca juga: Terlilit Utang, Raksasa Properti China Tak Umumkan Dividen

Untuk mengurangi tekanan kabar buruk yang membuat bisnis perusahaan kian terpuruk, Evergrande akan menjual 7 persen sahamnya dengan harga 3,20 dolar Hong Kong (Rp 5.895) per saham kepada Tencent Holdings seharga 2,07 miliar dolar Hong Kong (Rp 4,97 triliun).

Sementara 4 persen saham lainnya kepada pembeli tak dikenal seharga 1,18 miliar dolar Hong Kong (Rp 2,1 triliun). Penawaran ini tidak memberikan batas waktu agar saham tersebut dapat terjual.

Sebelum transaksi, Evergrande memegang 37,55 persen saham, sementara Tencent dengan porsi 16,9 persen.

Nantinya, saham Evergrande akan turun menjadi 26,55 persen dan kepemilikan Tencent  meningkat menjadi 23,9 persen setelah penjualan resmi dilakukan.

Evergrande setuju untuk memberikan pinjaman lima tahun sebesar 2,07 miliar dolar Hong Kong kepada HengTen untuk mendukung pengembangan bisnisnya.

Saham Evergrande turun sebanyak 9,1 persen di lantai bursa Hong Kong pada Selasa (27/07/2021).

Saham mereka bahkan telah turun 59 persen tahun ini. Hal ini juga turut berpengaruh pada penurunan nilai obligasi milik Evergrande.

Evergrande Group adalah salah satu perusahaan yang ditentang pemerintah China karena berusaha untuk menyembunyikan masalah utang mereka.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.