UNESCO Minta Indonesia Hentikan Proyek Jurassic Park di Taman Nasional Komodo

Kompas.com - 02/08/2021, 16:17 WIB
Pulau Rinca didesain dengan pendekatan Geopark mirip Jurassic Park. Dokumentasi Kementerian PUPRPulau Rinca didesain dengan pendekatan Geopark mirip Jurassic Park.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Warisan Dunia UNESO secara resmi meminta pemerintah Indonesia menghentikan seluruh proyek pembangunan Jurassic Park di kawasan Taman Nasional Komodo.

Permintaan tersebut tertuang dalam dokumen Komite Warisan Dunia UNESCO nomor WHC/21/44.COM/7B yang diterbitkan usai berlangsungnya konvensi online pada 16-31 Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam dokumen tersebut, tepatnya pada halaman 253-255, dikatakan bahwa pada 30 Oktober 2020, Pusat Warisan Dunia telah meminta Indonesia untuk tidak melanjutkan proyek infrastruktur pariwisata apapun.

Menurut pihak UNESCO pembangunan dapat memengaruhi Outstanding Universal Value (OUV) properti sebelum peninjauan AMDAL yang relevan oleh Uni Internasional Konservasi Alam (IUCN).

Baca juga: Jurassic Park, Penolakan Warga, dan Upaya Perlindungan Habitat Komodo

Menindaklanjuti permintaan UNESCO, Indonesia sudah menyerahkan kepada Pusat Warisan Dunia sebuah AMDAL untukpembangunan infrastruktur pariwisata di Pulau Rinca.

Setelah peninjauan kembali oleh IUCN, Pusat Warisan Dunia meminta Indonesia untuk merevisi dan mengirimkan kembali AMDAL sesuai dengan Pedoman Operasional dan Catatan Saran IUCN, usai pertemuan online pada 5 November 2020.

Pusat warisan dunia juga menegaskan kembali permintaan tersebut melalui surat tertanggal 12 Januari dan 12 Maret 2021.

Dalam surat terakhir tertanggal 12 Maret 2021, Pusat Warisan Dunia telah meminta komentar dari Negara Pihak untuk mengikuti informasi pihak ketiga tentang perubahan signifikan pada sistem zonasi sehingga mengakibatkan penurunan zona hutan belantara menjadi sepertiga dari luas sebelumnya.

Sayangnya hingga dokumen UNESCO tersebut dibuat Indonesia belum memenuhi permintaan revisi AMDAL tersebut.

Komite Warisan Dunia UNESCO juga menerima informasi dari pihak ketiga yang mengindikasikan bahwa proyek pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo ditargetkan dapat menarik hingga 500.000 pengunjung setiap tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.