Barcelona Dinobatkan sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia 2026

Kompas.com - 31/07/2021, 21:00 WIB
Barcelona baru saja ditetapkan menjadi Ibukota Arsitektur Dunia UIA 2026 oleh UNESCO ShutterstockBarcelona baru saja ditetapkan menjadi Ibukota Arsitektur Dunia UIA 2026 oleh UNESCO

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Barcelona, Spanyol, akhirnya dinobatkan sebagai ibu kota Arsitektur Dunia UIA 2026 oleh UNESCO.

Penetapan ini membuat Barcelona akan menjadi tuan rumah Kongres Dunia Persatuan Arsitek Internasional, dua tahun setelah acara tersebut berlangsung di Kopenhagen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Arch Daily, Barcelona dan Beijing sama-sama bersaing untuk mendapatkann gelar sebagai ibukota Arsitektur Dunia tahun 2026 mendatang.

Namun Barcelona akhirnya unggul dengan tawaran proposalnya yang berjudul "One Today, One Tommorow". Proposal ini mengeksplorasi pendekatan kota terhadap keberlanjutan dan masa depan lingkungan binaan.

Baca juga: Dua Tempat di Madrid Masuk Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO

Untuk persiapannya, Barcelona harus mengantisipasi beberapa acara arsitektur yang akan berlangsung di kota tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Penyelesaian Sagrada Familia yang telah lama ditunggu-tunggu diharapkan terjadi pada saat peringatan 100 tahun kematian Antoni Gaudi.

Kota ini juga telah bekerja untuk menjadi tuan rumah New European Bauhaus serta tuan rumah penyelenggaraan Biennial Spanyol Arsitektur dan Perencanaan Kota (BEAU) edisi ke-25

Sebelumnya, UNESCO telah menetapkan Rio de Janeiro, Brasil sebagai Ibukota Arsitektur Dunia untuk tahun 2020.

Rio de Janeiro awalnya akan menjadi tempat Kongres Arsitek Dunia ke-27. Tetapi karena pandemi, acara tersebut berlangsung secara digital.

Sebagai Ibukota Arsitektur Dunia pertama, ibu kota Brasil ini mengadakan serangkaian acara dengan tema “All the worlds. Just one world".

Didirikan pada tahun 1948, The International Union of Architects (UIA) adalah organisasi non-pemerintah yang didukung oleh UNESCO.

Tujuan didirikannya UIA yakni untuk menyoroti peran arsitektur dan perencanaan kota dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan dan mengatasi tantangan global.

Ditunjuk tiap tiga tahunan, kota Ibukota Arsitektur Dunia akan menjadi tempat berlangsungnya forum internasional untuk perdebatan seputar isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan perkotaan.



Sumber Arch Daily
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.