Selama PPKM Level 4, KAI Batasi Penumpang Usia di Bawah 12 Tahun

Kompas.com - 31/07/2021, 06:00 WIB
Stasiun Kereta Api Pasar Senen KAI Daop 1 JakartaStasiun Kereta Api Pasar Senen

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali melakukan penyesuaian persyaratan naik kereta api jarak jauh (KAJJ) dengan membatasi sementara calon penumpang usia di bawah 12 tahun.

Hal itu seiring dengan telah berlakunya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 4 di Jawa dan Bali. Kebijakan tersebut berlaku sejak Kamis, 29 Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penumpang dengan usia tersebut hanya dapat berangkat jika memiliki kebutuhan khusus atau mendesak," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jumat (30/07/2021).

Baca juga: Perbaikan Jalur Rel Tuntas, Stasiun Gambir dan Pasar Senen Kembali Operasikan KAJJ

Eva menjelaskan untuk wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta, peraturan ini diterapkan pada perjalanan KAJJ baik dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Karawang dan Cikampek dengan tujuan menekan angka paparan Covid-19 terhadap usia anak-anak.

"Kebijakan ini juga sebagai bentuk komitmen PT KAI dalam mendukung langkah Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui PPKM Darurat," ujarnya.

Pengecualian bagi calon penumpang KA usia di bawah 12 tahun dapat melakukan perjalanan jika dalam keadaan kebutuhan mendesak dan wajib disertai surat keterangan dari pemerintah setempat (Lurah/RW/RT), rumah sakit, sekolah dan lainnya.

Sebagai contoh calon penumpuang di bawah 12 tahun kebutuhan mendesak, yaitu mengikuti lomba olimpiade matematika di kota lain maka harus membawa surat keterangan dari sekolah.

Kemudian, seorang anak harus melakukan pengobatan di rumah sakit di kota lain maka harus ada surat pengantar dari dokter, dan lain sebagainya.

Selain persyaratan pelaku perjalanan atau penumpang di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara, terdapat ketentuan perjalanan KAJJ lainnya yang wajib diperhatikan pelanggan, yang berlaku sejak 29 Juli 2021, yakni:

  1. Calon pengguna KAJJ wajib menunjukkan hasil pemeriksaan covid-19 dengan hasil negatif baik RT PCR yang berlaku 2x24 jam atau Antigen yang berlaku 1x24 jam sejak pengambilan sampel.
  2. Calon pengguna KAJJ wajib memiliki bukti telah melakukan vaksin pertama dalam bentuk Kartu Vaksinasi, e-sertifikat maupun bukti vaksin elektronik lainnya yang menyatakan telah disuntik vaksin minimal vaksin dosis pertama.
  3. Calon pengguna KAJJ yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis, dan menunjukkan hasil pemeriksaan Covid-19 dengan hasil negatif baik RT PCR yang berlaku 2x24 jam atau Antigen yang berlaku 1x24 jam sejak pengambilan sampel.
  4. Calon pengguna KAJJ di bawah umur 5 tahun dengan kebutuhan mendesak tidak diwajibkan untuk melakukan test RT-PCR atau Antigen.
  5. Calon pengguna KAJJ di bawah umur 18 tahun dengan kebutuhan mendesak tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.