Investor Jamin MLFF Bikin Jalan Tol Jadebotabek Tak Macet Lagi

Kompas.com - 29/07/2021, 17:00 WIB
Tol Cinere-Serpong siap dioperasikan secara fungsional jelang Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tampak dalam gambar Simpang Susun Pamulang. Jasa MargaTol Cinere-Serpong siap dioperasikan secara fungsional jelang Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tampak dalam gambar Simpang Susun Pamulang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nusantara Telematic System (NTS) menjamin beroperasinya sistem transaksi tol non-tunai tanpa setop atau Multi Lane Free Flow (MLFF) dapat meningkatkan kapasitas jaringan jalan tol di kawasan aglomerasi hingga 20 persen.

NTS merupakan salah satu peserta pengusahaan badan usaha pelaksana Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk MLFF di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

CEO NTS International Alexander Bondarenko mengatakan keberadaan MLFF dapat mencegah terjadinya kemacetan yang kerap terjadi di wilayah aglomerasi atau kota-kota satelit seperti Jabodetabek.

"MLFF ini dapat meningkatkan kapasitas jaringan jalan sebesar 20 persen, termasuk akan ada pengurangan emisi berbahaya sebesar 35 persen," kata Alexander dalam diskusi virtual, Kamis (29/07/2021).

Baca juga: Mundur Lagi, Sistem Transaksi Tol Non-tunai Berbasis MLFF Diterapkan 2023

Alexander mengungkapkan, perusahaanya telah menerapkan lebih dari 20 sistem manajemen Intelligent Transportation System (ITS) di berbagai wilayah di dunia.

NTS diklaim telah berpengalaman dan memiliki kapabilitas dalam mengelola sistem transportasi secara real time untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi, mengurangi biaya, serta meningkatkan lingkungan dan keselamatan.

"Jadi kami telah memiliki mekanisme untuk menentukan skenario lalu lintas yang efektif, sistem deteksi insiden yang dilakukan berdasarkan kommputer dan Artificial Intellegent, termasuk integrasi dengan berbagai peralatan jalan," lanjut dia.

Selain MLFF, nantinya ada juga advanced automatic traffic management system (ATMS) atau sistem manajemen lalu lintas otomatis yang akan di pasang di ruas jalan tol terutama di kawasan aglomerasi tersebut.

Sistem ATMS akan menerima data lalu lintas dari kamera, sensor, dan perangkat lain yang dipasang di ruas jalan tol.

Sistem itu akan menyediakan data dan informasi berupa situasi lalu lintas kendaraan hingga kondisi cuaca di jalan tol.

"Selain itu menginformasikan tentang situasi darurat dan insiden di jalan, hingga dapat berinteraksi dengan kendaraan tak berawak," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan pengumuman Penetapan Hasil Evaluasi Sampul II pada Selasa, tanggal 5 Januari 2021 terdapat dua peserta pengusahaan badan usaha pelaksana KPBU untuk Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) lolos tahap akhir pelelangan.

Kedua peserta tersebut adalah Roatex Ltd Zrt yang berkedudukan di Budapest, Hongaria, yang merupakan peringkat pertama, dan Konsorsium NTS yang terdiri dari PT Nusantara Telematic System, PJSC Mostotrest, dan Service Telematics LLC asal Rusia, di posisi kedua.

Konsorsium ini berkedudukan di Menara Bidakara I Lantai 9 Jl Gatot Subroto Kavling 71-73 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.