Perkantoran dan Kawasan Industri Bakal Pimpin Pemulihan Pasar Properti

Kompas.com - 29/07/2021, 07:00 WIB
Greenland International Industrial Center (GIIC). Kota DeltamasGreenland International Industrial Center (GIIC).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemulihan pasar properti di berbagai negara Asia Pasifik sebagian besar masih dipimpin oleh perkantoran dan segmen industri.

Managing Director Capital Markets & Layanan Investasi Colliers Asia Terence Tang mengatakan, pemulihan pasar properti utama kawasan berlanjut pada Kuartal II 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memperkirakannya akan bertahan hingga paruh kedua tahun 2021, terutama berkat permintaan berkelanjutan untuk aset komersial dari para investor,” kata Terence dalam laporan Asia Pacific Market Snapshot Q2 2021 yang diterima Kompas.com, Rabu (28/07/2021).

Baca juga: Stimulus Pemerintah, Penggerak Utama Sektor Properti Kuartal II-2021

Kondisi pasar properti di segmen perkantoran dan industri saat ini masih cukup baik. Kedua segmen tersebut akan terus pulih hingga akhir tahun 2021.

Sebut saja di China, tercatat adanya pembeli domestik dan asing yang telah menyelesaikan beberapa kesepakatan di pasar kantor dan industri.

Selanjutnya, segmen utama central business district (CBD) kota-kota besar juga terus melihat permintaan sewa baru.

Disusul Singapura dan Hong Kong yang mengalami peningkatan aktivitas investasi.

Demikian halnya dengan pasar properti di Jepang, Korea, Australia, dan Selandia Baru pun mengalami hal serupa.

"Di Jepang, pasar properti berkinerja baik meskipun ada pembatasan ketat. Sementara segmen perkantoran Korea terus mencatat rekor baru," jelas Terence.

Direktur Pelaksana, Pasar Modal & Layanan Investasi Colliers Australia dan Selandia Baru John Marasco menambahkan, Kuartal II adalah kuartal yang sibuk di semua pasar utama dengan permintaan sewa kantor terus tumbuh.

Dia berharap, pemerintah di berbagai negara Asia Pasifik juga terus memberikan perhatian kepada industri di sektor porperti untuk bisa tumbuh dan bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, kontribusi para investor juga dibutuhkan untuk tetap berkontribusi di sektor properti.

Hal itu tentu saja dengan keyakinan bahwa kondisi ke depan akan baik-baik saja, mengingat berbagai negara telah gencar melakukan vaksinasi secara masif.

“Kami mengharapkan kombinasi langkah-langkah kebijakan, peluncuran vaksin, dan permintaan dari investor yang yakin dengan prospek ekonomi jangka panjang kawasan, untuk berkontribusi pada pertumbuhan lebih lanjut dalam kegiatan investasi,” tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.