Membandingkan Cicilan KPR Bank Konvensional dan Syariah, Mana Lebih Mahal?

Kompas.com - 25/07/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi KPR. iStockIlustrasi KPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi pilihan yang diandalkan masyarakat untuk bisa memiliki rumah.

Data Bank Indonesia (BI) terbaru menyebutkan, KPR/KPA pada Kuartal II-2021 tercatat tumbuh positif 58,1 persen, naik dari kuartal sebelumnya yang mencapai 57,1 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, penyaluran KPR/KPA ini masih akan menjadi prioritas utama pada kuartal III-2021 mendatang.

Oleh karena itu, wajar jika hampir seluruh bank yang beroperasi di Indonesia memiliki program KPR/KPA dengan skema dan penawaran yang beragam, tak terkecuali bank syariah.

Namun demikian, sejumlah kalangan mengkritisi mahalnya layanan dan program yang dimiliki perbankan syariah dibandingkan dengan konvensional.

Baca juga: Jangan Salah, PPKM Ini Khusus Buat Milenial Beli Rumah

Meski tidak secara spesifik menyinggung KPR/KPA, namun pengusaha jalan tol dan pemilik PT Citra Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Jusuf Hamka mengungkapkan kredit bank syariah lebih mahal.

Jusuf mengatakan, konsep bagi hasil atau mudharabah yang diterapkan oleh bank syariah tidak fair. Dia menilai bank hanya menerapakn sistem bagi hasil pada keuntungan semata. 

"Ini bank syariah swasta, saya tidak sebut namanya, konsep bagi hasil ini sebenarnya bukan bagi hasil. Dia malah lebih lintah darat dari bank konvensional. Kalau bagi hasil itu kan kalau saya untung sepuluh kita bagi dua, tapi begitu kita rugi malah tidak dibagi dua tapi saya harus bayar seluruhnya," kata Jusuf seperti dikutip daari kanal youtube Deddy Corbuzier, Minggu (25/07/2021).

Betulkah demikian?

Kompas.com melakukan simulasi perhitungan KPR menggunakan bank konvensional BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank Konvensional Swasta BCA, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.