Warga Italia Wajib Punya Sertifikat Vaksin bila Ingin ke Tempat Rekreasi

Kompas.com - 24/07/2021, 08:00 WIB
Salah satu restoran di Roma Italia. Pemerintah Italia baru saja memungumkan bahwa pengunjung yang ingin makan malam di tempat harus memiliki Green Pass utnuk menunjukan status infeksi Covid-19 mereka. Peraturan ini akan diberlakukan mulai 6 Agustus 2021. Remo Casilli, Salah satu restoran di Roma Italia. Pemerintah Italia baru saja memungumkan bahwa pengunjung yang ingin makan malam di tempat harus memiliki Green Pass utnuk menunjukan status infeksi Covid-19 mereka. Peraturan ini akan diberlakukan mulai 6 Agustus 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19, Pemerintah Italia mengumumkan mulai bulan depan warganya wajib memiliki sertifikat digital atau green pass sebelum mengakses berbagai layanan dan kegiatan rekreasi.

Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi pada Kamis (23/07/2021). Ini berarti aturan baru akan mulai berlaku pada pekan depan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Green pass merupakan surat yang menunjukkan jika seseorang telah menerima setidaknya satu kali dosis vaksin atau telah dites negatif atau baru saja pulih dari Covid-19.

Mulai 6 Agustus, green pass akan diperlukan bila warga Italia ingin pergi ke gym, kolam renang, stadion olahraga, museum, spa, kasino, dan bioskop. Makan di restoran dalam ruangan juga membutuhkan izin ini.

Baca juga: Pasca Lockdown Parsial, Pasar dan Pusat Jajanan di Singapura Sepi

"Green pass sangat penting jika kita ingin bisnis tetap terbuka," kata Perdana Menteri Italia, Mario Draghi seperti dikutip dari AFP.

Namun, rencana agar green pass dibutuhkan untuk mengakses kereta api, transportasi umum, dan penerbangan domestik harus ditunda sementara waktu karena partai-partai sayap kanan berpendapat ini akan mematikan pariwisata.

Sebaliknya, kabinet setuju bahwa diskotik harus tetap ditutup, bahkan bagi mereka yang memiliki Green Pass.

Sertifikat digital ini diperkenalkan di Italia bulan lalu, tetapi sampai sekarang hanya diperlukan untuk warga yang melakukan perjalanan di dalam Uni Eropa dan untuk mendapatkan akses ke panti jompo atau resepsi pernikahan besar di Italia.

Keputusan pemerintah untuk memperluas penggunaan sertifikat ini mengikuti langkah pemerintah Perancis bulan ini untuk mengantisipasi penularan covid melalui varian Delta.

Jumlah infeksi virus corona baru yang tercatat di Italia telah berlipat ganda selama seminggu terakhir, dan mencapai 5.057 kasus pada hari Kamis (21/07/2021).

Sekitar 48,2 persen orang Italia sepenuhnya telah divaksin dan 14,1 persen lainnya sedang menunggu suntikan kedua.

Studi menunjukkan bahwa vaksinasi ganda menawarkan perlindungan yang kuat dari infeksi varian Delta, sementara dosis awal hanya memberikan perlindungan terbatas.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.