Triwulan II BSDE Cetak Marketing Sales Rp 4,5 Triliun, Ditopang Residensial

Kompas.com - 21/07/2021, 19:32 WIB
Interior bernuansa earth tone pada unit apartemen The Elements Dok. Sinar Mas LandInterior bernuansa earth tone pada unit apartemen The Elements

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bumi Serpong Damai Tbk membukukan marketing sales atau pra-penjualan sebesar Rp 4,5 triliun pada triwulan II-2021.

Pencapaian tersebut melonjak 56 persen jika dibandingkan dengan raihan periode yang sama tahun 2020 yakni sebesar Rp 2,9 triliun.

Direktur Keuangan BSDE Hermawan Wijaya menuturkan, pencapaian ini merupakan sinyal positif bagi perseroan, karena berhasil mengamankan 65 persen dari target tahunan pra penjualan yang ditetapkan sebesar Rp 7 triliun, pada awal tahun ini.

"Dari hasil pra-penjualan pada triwulan II-2021 ini, tercatat penjualan di segmen residensial sebesar Rp 3,0 triliun atau berkontribusi 67 persen atas total pencapaian," ungkap Hermawan seperti dikutip Kompas.com, dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (21/07/2021).

Baca juga: Andalkan Infrastruktur Koridor Timur Jakarta, Sinarmas Rilis Rumah Rp 1,2 Miliar

Adapun segmen komersial termasuk kavling komersial, apartemen strata title, dan ruko mencapai Rp 1,2 triliun, mewakili kontribusi 26 persen.

Penjualan segmen residensial dikontribusi oleh area pengembangan yang ada termasuk Mozia, Greenwich, Vanya Park, Tabebuya, The Zora, Nava Park, Taman Banjar Wijaya, Grand Wisata dan Kota Wisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara klaster baru yang diluncurkan atau dibuka adalah Myza yang berupa rumah flat dan rumah cozmo, serta Aether.

Adapun segmen komersial menyumbang Rp1,2 triliun atau setara 26 persen yang mencakup kavling komersial sebesar Rp 452 miliar, yang sebagian besar dijual di BSD City, diikuti apartemen strata title senilai Rp 304 miliar dan ruko Rp 411 miliar.

Produk pengembangan vertikal yang terjual sebagian besar didukung oleh The Elements Rasuna CBD Jakarta, Southgate TB Simatupang, Aerium Jakarta Barat dan unit apartemen di BSD City.

Sedangkan ruko sebagian besar disumbang oleh TabeSpots, Virginia Arcade dan West Park di BSD City.

Hermawan menambahkan, BSD City Serpong tercatat sebagai proyek dengan kontribusi tertinggi yakni 48 persen, diikuti oleh Nava Park 23 persen.

Kontributor lapis kedua dihasilkan dari Grand Wisata (8 persen), Zora (7 persen), Legenda Wisata (3 persen) dan Kota Wisata (3 persen).

Di luar BSD City, ada beberapa produk di Jabodetabek yang mampu menarik minat pembeli dan dijual pada masa pandemi.

Antara lain Anigre Taman Banjar Wijaya (full furnished landed house), Grand Wisata (Cherry Ville, Water Terrace, La Monte, Garden Hous, Monte Torena) dan klaster Miami di Kota Wisata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X