Wacana PPKM Darurat Diperpanjang, Sanggupkah Pengusaha Mal Bertahan?

Kompas.com - 14/07/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 6 Minggu.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Senin (12/07/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"PPKM Darurat selama empat hingga enam minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus Covid-19. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," kata Sri Mulyani.

Wacana perpanjangan PPKM Darurat muncul di tengah masih berlakunya kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani tersebut menuai kritik dan komentar dari berbagai kalangan salah satunya dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Baca juga: Pengusaha Mal Akan Merumahkan Karyawan jika Pembatasan Operasional Terus Berlanjut

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan pemerintah mesti megetahui kondisi dan beban yang dialami sektor industri pusat perbelanjaan selama kebijakan pembatasan berlangsung. 

Menurutnya memasuki tahun 2021, industri pusat perbelanjaan mengalami kondisi keuangan yang cukup berat dibandingkan tahun lalu.

Kata dia, meskipun tahun 2020 merupakan tahun yang sangat berat, namun para perlaku usaha masih memiliki dana cadangan.

"Para pelaku usaha memasuki tahun 2021 tanpa memiliki dana cadangan lagi karena sudah terkuras habis selama tahun 2020 yang digunakan hanya sebatas untuk supaya bisa bertahan saja," kata Alphonzus dalam keterangannya, Rabu (14/07/2021).

Alphonzus menuturkan bahwa kondisi usaha pada tahun 2021 ini masih defisit. Dia tak menampik, bahwa memang benar kondisi usaha sampai dengan Semester I-2021 lebih baik dibandingkan tahun 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.