Ini Rapor Semester I Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

Kompas.com - 14/07/2021, 12:21 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat melalui program Sertifikat Tanah untuk Rakyat Seindonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/1/2021). Hari ini, Presiden menyerahkan 584.407 sertifikat tanah di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Indonesia. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat melalui program Sertifikat Tanah untuk Rakyat Seindonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/1/2021). Hari ini, Presiden menyerahkan 584.407 sertifikat tanah di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat, 6,1 juta atau tepatnya 6.117.629 bidang tanah telah terdaftar sepanjang Semester I Tahun 2021 dalam kegiatan Reforma Agraria.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berupa Peta Bidang Tanah dan Sertifikat Hak Atas Tanah, serta Redistribusi Tanah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati mengatakan hal ini kepada Kompas.com, Rabu (14/07/2021).

"Capaian program Reforma Agraria Semester I Tahun 2021 terdiri dari Peta Bidang Tanah, Sertifikat Hak Atas Tanah, dan Redistribusi Tanah," ujar Yulia.

Yulia merinci, Peta Bidang Tanah telah terdaftar sebanyak 3,9 juta atau tepatnya 3.927.807 bidang.

Baca juga: Tahun Ini, Jateng Targetkan 2 Juta Bidang Tanah Terdaftar Lewat PTSL

Kemudian, Sertifikat Hak Atas Tanah terdaftar sebanyak 2,1 juta atau tepatnya 2.121.904 bidang, serta Redistribusi Tanah mencapai 67.918 bidang.

Hingga kini, jumlah sertifikat yang telah terbit mencapai 60 persen dari total 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, Kementerian ATR/BPN diberikan tugas untuk menyelesaikan pendaftaran bidang tanah di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, keseluruhan bidang tanah bakal terdaftar pada Tahun 2025 mendatang.

Kegiatan PTSL ini telah dilakukan sejak Tahun 2017 yang sudah diterbitkan sebanyak 5,4 juta bidang tanah.

Lalu, tahun 2018 terbit 9,3 juta bidang, tahun 2019 terbit 11,3 juta bidang, dan tahun 2020 telah terbit 6,8 juta bidang tanah.

Khusus tahun lalu, target PTSL yang seharusnya mencapai 12 juta bidang tanah tidak bisa terealisasi karena adanya refocusing anggaran.

PTSL sendiri merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak. 

Kegiatan ini dilakukan untuk semua objek pendaftaran tanah di seluruh Indonesia di dalam satu wilayah desa/kelurahan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.