Kompas.com - 12/07/2021, 16:00 WIB
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Binjai - Pangkalan Brandan sepanjang 57,4 Kilometer Kementerian PUPRJalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Binjai - Pangkalan Brandan sepanjang 57,4 Kilometer

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendesak pemerintah mempercepat realisasi stimulus untuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau bisa implementasinya dipercepat, jadi bukan cuma kebijakannya tetapi implementasinya dipercepat. Mohon suarakan bahwa kami menunggu realisasi stimulus Covid-19 dari pemerintah," kata Sekretaris Jenderal ATI Krist dalam diskusi ATI, Jumat (09/07/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, stimulus bantuan yang diberikan kepada BUJT bukanlah dalam bentuk uang tunai, melainkan pencairan uang-uang milik perusahaan yang tertahan.

Krist menjelaskan hingga saat ini terdapat beberapa dana talangan BUJT yang masih terlambat dan belum dibayarkan oleh pemerintah.

Baca juga: Segudang Masalah Menghambat Proyek Jalan Tol Selama Pandemi

Misalnya untuk dana talangan tanah, Pemerintah harus memberikan stimulus terkait Badan layanan Umum (BLU) khusus pembebasan lahan.

Dengan dibayarkannya dana talangan oleh pemerintah, tentu dapat memberikan nafas segar bagi BUJT.

"Dana talangan tanah itu uang BUJT, mohon dikembalikan cepat sehingga nafas segarnya nanti bisa pulih kembali. Lalu stimulus BLU tanah jalan tol, bisa diatur kebijakannya sampai 2024," pintanya.

Meski demikian, Krist mengaku tidak memegang rincian data terkait nilai total dana talangan tersebut. Namun dia memastikan bahwa dana talangan terjadi di beberapa BUJT. 

"Dana talangan tanah terutama diberikan oleh teman-teman BUJT yang umumnya BUMN misalnya Jasa Marga, Hutama Karya, Waskita, dan yang lainnya. Sementara di tempat saya, yaitu di lingkungan Astra Infra kebijakan kita tidak menyediakan dana talangan tanah," ujar dia. 

Baca juga: Pengusaha Berharap INA Biayai Proyek Jalan Tol dengan Trafik Rendah

Sebelumnya, ATI dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendiskusikan dan menyepakati BUJT merupakan badan usaha yang juga terdampak oleh pandemi Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.