Kompas.com - 09/07/2021, 22:00 WIB
Taman Merlion, Marina Bay terlihat sepi pada hari pertama pemberlakuan lockdown parsial oleh pemerintah Singapura mulai Minggu (16/5/2021) hingga 13 Juni 2021. Hanya ada segelintir pelari, pesepeda, dan asisten rumah tangga. KOMPAS.com/ERICSSENTaman Merlion, Marina Bay terlihat sepi pada hari pertama pemberlakuan lockdown parsial oleh pemerintah Singapura mulai Minggu (16/5/2021) hingga 13 Juni 2021. Hanya ada segelintir pelari, pesepeda, dan asisten rumah tangga.

JAKARTA, KOMPAS.com - Total nilai transaksi ruko di Singapura berhasil menyentuh angka fantastis yakni mencapai 836,1 juta dollar Singapura atau setara dengan Rp 8,9 triliun pada Semester I-2021.

Angka ini naik siginifikan yakni sebesar 29,9 persen dari total transaksi pada semester II-2020, menyusul peningkatan aktivitas mulai Kuatal IV-2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Knight Frank mencatat, nilai transaksi setengah tahun ini setara dengan 91,6 persen pada tahun penuh 2020.

Seperti dikutip dari The Business Times, total transaksi ini terdiri dari nilai transaksi pada kuartal I sebesar Rp 3,9 triliun dan kuartal II sebesar Rp 5,04 triliun.

Dalam hal volume, tercatat ada 118 penjualan, naik dari 90 unit dibanding yang terjual pada tahun 2020.

Baca juga: Jakarta Harus Mencontoh Singapura, Muluskan Jalan Kelas Menengah Bawah Punya Rumah

Sementara ruko hak milik masih menyumbang sebagian besar transaksi, dengan volume penjualan sewa mencapai dua kali lipat dari setengah tahun sebelumnya.

Knight Frank mengatakan, pembeli tertarik membeli ruko sewa yang memiliki lokasi lebih strategis, dengan lebih dari setengah transaksi sewa berlokasi di Distrik 2 utama.

Harga rata-rata unit ruko selama setengah tahun ini memang turun 0,4 persen dari Semester I-2020.

Namun penurunan harga tersebut masih lebih tinggi bila dibandingkan saat Singapura mengalami awal pandemi.

Sementara itu, harga sewa tanah naik 4,9 persen dari semester sebelumnya dan 23 persen dari tahun lalu.

Kenaikan terjadi karena transaksi di Kawasan Konservasi Tanjong Pagar dan Kreta Ayer meroket.

Transaksi terbesar selama enam bulan ini terjadi di 277/279 New Bridge Road, yang dijual seharga 28 juta SD atau Rp 299 miliar.

Transaksi ruko paling mahal terjadi di 9 Stanley Street di Kawasan Konservasi Telok Ayer, yang terjual seharga 17,8 juta SD atau Rp 190 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.