Kompas.com - 05/07/2021, 19:00 WIB
Instalasi desa masa depan di bulan yang dirancang oleh firma arsitektur Amerika Serikat, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) bekerja sama dengan European Space Agency (ESA). Rancangan ini dipamerkan di Biennale Arsitektur Venesia Internasional ke-17. DezeenInstalasi desa masa depan di bulan yang dirancang oleh firma arsitektur Amerika Serikat, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) bekerja sama dengan European Space Agency (ESA). Rancangan ini dipamerkan di Biennale Arsitektur Venesia Internasional ke-17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Firma arsitektur ternama asal Amerika Serikat, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) memamerkan rancangan terbaru mereka yakni hunian masa depan di Bulan.

Rancangan bernama “Life Beyond Earth, a Vision for a Moon Village”, dipamerkan saat berpartisipasi dalam acara arsitektur bergengsi, Biennale Arsitektur Venesia Internasional ke-17.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikembangkan bersama European Space Agency (ESA), instalasi dari SOM ini menyajikan ekosistem berkelanjutan yang akan mendukung kehadiran manusia di bulan.

Baca juga: Elon Musk dan Ambisi Bangun Kota Sejuta Penduduk di Planet Mars

Proyek ini menegaskan pentingnya eksplorasi ruang angkasa sambil menyoroti potensi untuk memajukan pengetahuan dan membantu mengatasi masalah di Bumi.

Tempat tinggal yang dihadirkan oleh SOM berupa sebuah modul, yang dirancang dalam kerangka kaku dengan cangkang struktural tiup.

Bila mengamati detil dari dekat, akan terlihat habitat yang menunjukkan teknik dan teknologinya sekaligus memberikan gambaran kehidupan sehari-hari di permukaan Bulan.

Instalasi desa masa depan di bulan yang dirancang oleh firma arsitektur Amerika Serikat, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) bekerja sama dengan European Space Agency (ESA). Rancangan ini dipamerkan di Biennale Arsitektur Venesia Internasional ke-17.
Dezeen Instalasi desa masa depan di bulan yang dirancang oleh firma arsitektur Amerika Serikat, Skidmore, Owings & Merrill (SOM) bekerja sama dengan European Space Agency (ESA). Rancangan ini dipamerkan di Biennale Arsitektur Venesia Internasional ke-17.
Direktur Associate SOM Georgi Petrov mengatakan pameran ini dirancang untuk mendidik dan menginspirasi audiens dari semua latar belakang dan menawarkan eksplorasi ruang angkasa di masa depan.

Sementara itu, Mitra Desain SOM Colin Koop mengatakan kemitraan SOM dengan ESA menunjukkan bagaimana kolaborasi interdisipliner dapat mendukung eksplorasi ruang angkasa.

“Dibutuhkan pendekatan yang tidak konvensional untuk proyek ini. Kami menggabungkan keahlian industri bangunan dan ruang angkasa serta menerapkan pengetahuan dari bidang arsitektur, perencanaan kota, sains, perdagangan, dan psikologi,” ujar Koop.

Life Beyond Earth menjawab pertanyaan besar dalam pameran di Venezia kali ini, yaitu bagaimana gambaran tentang apa yang menjadi babak baru dalam evolusi masyarakat.



Sumber Dezeen
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Berita
Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Konstruksi
Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Berita
Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Berita
Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Arsitektur
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Berita
Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Griya
SMGR Raih Penghargaan Outstanding Company Sektor Material

SMGR Raih Penghargaan Outstanding Company Sektor Material

Konstruksi
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.