Sambut World Superbike, Konstruksi Jalan Kawasan The Mandalika Dipercepat

Kompas.com - 28/06/2021, 20:00 WIB
Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dok. ITDC.Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat, konstruksi Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mencapai 78,6 persen per minggu keempat Juni.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengungkapkan, pekerjaan ini mencakaup pengaspalan main track dan service road.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami puas dengan kemajuan pekerjaan JKK hingga saat ini dan memastikan akan terus berjalan sesuai timeline, termasuk target homologasi pada semester kedua 2021," ujar Bram dalam keterangan tertulis, Senin (28/06/2021).

Baca juga: Ini Alasan AIIB Tertarik Biayai Proyek The Mandalika

Dia berharap, kegiatan konstruksi berjalan lancar dan optimal untuk menyambut perhelatan  World Superbike (WSBK) pada November mendatang di The Mandalika.

Pada main track, telah diselesaikan pekerjaan aspal lapis pertama atau disebut AC-Base sepanjang 4,31 kilometer.

Sementara pekerjaan service road, saat ini telah teraspal sekitar 7,5 kilometer dari total 8,12 kilometer.

Service road adalah jalan layanan yang terletak di sisi main track. Jalan ini berfungsi sebagai pelayanan darurat untuk mengakomodasi sejumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan dan para pembalap saat keluar lintasan.

Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).Dok. ITDC. Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain itu, sebagai jalur yang dapat diakses oleh operator race dan ambulans.

Bram mengungkapkan, saat ini juga tengah dilakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan yaitu penghamparan gravel bed, proses fabrikasi, pemasangan concrete barrier, dan pagar debrish fence.

Kemudian, pitwall geobrugg, landscaping (pohon dan rumput) dan pekerjaan drainase permukaan kawasan JKK, serta pondasi borepile bangunan race control.

Race Control sendiri merupakan ruang khusus yang diperuntukkan sebagai tempat melakukan supervisi dan mengatur jalannya balapan.

Ruangan ini harus memiliki persyaratan seperti peredam suara, koneksi jaringan telepon baik nasional maupun internasional, jaringan Wi-Fi, CCTV, TV, sistem pencahayaan, sistem waktu, dan transponder.

Dalam rangka memastikan kualitas pengaspalan dan penyelesaian JKK sesuai target, ITDC melakukan pemantauan perkembangan dan progres harian secara berkala melalui Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

"MGPA adalah unit usaha ITDC yang secara khusus mengelola JKK, termasuk melakukan pemantauan perkembangan pembangunan, perawatan, dan penyelenggaraan event yang akan digelar di area tersebut," pungkas Bram.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.