Lagi, Waskita Toll Road Dapat Relaksasi Kredit Sindikasi Rp 3,5 Triliun

Kompas.com - 26/06/2021, 11:40 WIB
Pengerjaan girder tol Becakayu di JORR Jasa MargaPengerjaan girder tol Becakayu di JORR

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) telah menandatangani perjanjian relaksasi kredit sindikasi senilai Rp 3,5 triliun.

Untuk diketahui, KKDM merupakan salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik PT Waskita Toll Road (WTR) dengan kepemilikan saham sebesar 69,70 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sindikasi kredit ini terbentuk atas tiga bank yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI selaku Mandated Lead Arranger & Bookruner (MLAB).

Tak hanya itu, BNI juga bertindak sebagai landers dengan dua bank lainnya yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI serta BRI Agro.

Tujuan dari relaksasi ini diharapkan dapat memberikan dampak bagi kelangsungan usaha dan kondisi keuangan KKDM selaku BUJT untuk membayar bunga dan pokok usaha akibat Pandemi Covid-19 kepada para kreditur.

Hal ini sebagaimana diutarakan Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto melalui keterangan tertulis, Jumat (25/06/2021).

Baca juga: Kredit Sindikasi Waskita Bumi Wira Rp 4,74 Triliun Resmi Direlaksasi

"Selain itu, memenuhi kewajiban untuk mempertahankan Financial Covenant sesuai perjanjian kredit sindikasi," jelas dia.

Sementara Direktur Utama KKDM Aris Mujiono mengungkapkan, melalui relaksasi kredit sindikasi ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab KKDM dalam memenuhi kewajiban
kepada para kreditur.

Aris mengungkapkan, hal ini sekaligus demi melaksanakan operasional untuk menyukseskan program Pemerintah dalam pembangunan jalan tol.

"Dengan adanya Pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap penurunan dan penerimaan pendapatan tol ini yang membuat kondisi ketidakmampuan KKDM dalam menyelesaikan utangnya sesuai perjanjian kredit sindikasi utamanya," terang Aris.

Relaksasi perjanjian sindikasi bank yang diberikan kepada KKDM untuk fasilitas Tranche 1A dan 1B sebagai berikut:

  1. Tingkat suku bunga yang dibayarkan sebesar 3 persen pada tanggal pembayaran bunga (3 bulan atau triwulan) terhitung sejak 25 April 2021 sampai 24 Maret 2022.
  2. Suku bunga yang ditangguhkan sebesar (reference rate + margin dikurangi 3 persen) sejak 25 April 2021 hingga 24 Maret 2022, dibayarkan pada tanggal pembayaran bunga ditangguhkan.
  3. Mulai 25 Maret 2022, suku bunga yang berlaku sesuai dengan tingkat suku bunga yang ditetapkan (refrence rate + margin).

Sebelumnya, anak usaha WTR lainnya yakni PT Waskita Bumi Wira (WBW) juga mendapatkan relaksasi kredit sindikasi senilai Rp 4,74 triliun.

WBW merupakan BUJT pengembang dan pengelola Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 28,29 kilometer.

Sementara KKDM merupakan BUJT dan pengelola Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) membentang 16,02 kilometer.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.