Kompas.com - 21/06/2021, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam mendirikan sebuah hunian, tentu sebagai pemilik Anda menginginkan bangunan yang kuat serta tahan di berbagai kondisi.

Banyak solusi yang bisa dilakukan termasuk menggunakan beton bertulang atau reinforced concrete.

Disebut sebagai beton bertulang karena di dalam campurannya terdapat tulang baja. Dengan kandungan baja di dalamnya, struktur bangunan bisa menjadi lebih kuat.

Penggunaan beton polos dalam dunia konstruksi telah berlangsung sejak zaman Romawi.

Melansir Designing Buildings, penambahan tulangan pada beton berupa besi diperkenalkan industrialis Prancis François Coignet, pada tahun 1850-an.

Baca juga: Dinilai Lebih Ramah Lingkungan, Kayu Jadi Material Masa Depan Konstruksi

Penggunaan baja mulai dilirik setelah dipopulerkan insinyur sipil Jerman, GA Wayss, pada tahun 1880-an.

Dalam proses pembuatannya, beton bertulang masih menggunakan campuran beton konvensional lalu kemudian ditambahkan tulang baja.

Namun kini, tak hanya diisi oleh baja tetapi juga beberapa bahan lainnya seperti serat dari kaca atau polipropilen.

Proses pembuatan beton bertulang biasanya dicor di tempat (in situ) sehingga mudah digunakan dalam berbagai hal seperti konstruksi pelat, dinding, balok, kolom, pondasi, dan rangka.

Langkah awal sebelum pencetakan beton adalah membuat kolom. Rangkaian kolom tersebut dapat dibeli dan tersedia di toko bangunan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.