32 Konflik Agraria Prioritas Tahun Ini adalah Kawasan Non-hutan

Kompas.com - 21/06/2021, 11:34 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Kementerian ATR/BPNKepala Staf Kepresidenan Moeldoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, terdapat 32 lokasi/kasus agraria prioritas tahun 2021 yang masuk dalam non-kawasan hutan.

"Dan ini menjadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)," ujar Moeldoko dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin (21/6/2021).

Rinciannya, 6 aset negara/PT Perkebunan Nusantara atau PTPN, 20 Hak Guna Usaha (HGU), dan 1 Hak Guna Bangunan (HGB) swasta.

Kemudian, 1 lokasi transmigrasi, 2 Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), 1 obyek pelepasan kawasan hutan, serta 1 tukar-menukar kawasan hutan.

Moeldoko mengatakan, 32 kasus yang menjadi kewenangan Kementerian ATR/BPN ini merupakan bagian dari 137 kasus/lokasi gambaran penangannan agraria prioritas tahun ini.

Oleh karena itu, demi membangun komunikasi positif serta berimbang, dibentuklah tim yang dilengkapi dengan strategi komunikasi dan fokus kerja.

Tim ini beranggotakan dari KSP, Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Moeldoko menjelaskan, ada beberapa fokus program dari tim ini yaitu penyelesaian konflik kawasan hutan dan non-hutan, legalisasi dan redistribusi, pemberdayaan, dan penguatan kebijakan reforma agraria.

Baca juga: Cara Pemerintah Percepat Penyelesaian Konflik Agraria

“Progres yang ada patut kita apresiasi bersama dan menjadi pembelajaran menangani penyelesaian di lokasi-lokasi lainnya, sebuah perkembangan yang sangat positif,” terang dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Andi Tenrisau menyampaikan hasil yang telah dicapai Kementerian ATR/BPN.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X