UPDATE Penanganan Longsor Ciputat, Aliran Air Kembali Normal

Kompas.com - 14/06/2021, 13:00 WIB
Kementerian PUPR menurunkan sejumlah alat berat untuk mengeruk timbunan material longsoran dari tebing Kali Ciputat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan, Jumat (11/06/2021). Kementerian PUPRKementerian PUPR menurunkan sejumlah alat berat untuk mengeruk timbunan material longsoran dari tebing Kali Ciputat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan, Jumat (11/06/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penanganan longsor di Kali Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, yang dipicu hujan deras pada Jumat (11/6/2021), sempat terkendala padatnya permukiman penduduk.

Timbunan longsor dari tebing di bibir Kali Ciputat ini menyumbat aliran air. Akibatnya, permukiman sekitar tergenang, salah satunya Perumahan Nerada Estate, Kelurahan Cipayung, Ciputat.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bambang Heri Mulyono mengungkapkan hal itu dalam siaran pers yang dikutip Kompas.com, Senin (14/06/2021).

Dia mengaku timnya sempat mengalami kendala dalam penanganan longsor karena terdapat permukiman penduduk yang berdiri di sepanjang sempadan sungai.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Alat Berat di Sejumlah Titik Rawan Longsor Lintas Sumatera

"Namun, kami saat ini terus melakukan pengerukan timbunan longsor dan genangan air di permukiman warga sudah dapat mengalir kembali ke Kali Ciputat," kata Bambang.

BBWS Ciliwung Cisadane telah melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan alat berat seperti excavator long arm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alat ini untuk pengerukan material longsor serta pembuatan tanggul sementara menggunakan karung pasir untuk menghambat aliran air yang masuk ke permukiman warga.

Sementara berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau seharusnya garis sempadan sungai di daerah perkotaan minimal 10 meter tergantung dari kedalaman sungai.

Kementerian PUPR melalui BBWS Ciliwung Cisadane terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam penanganan longsor Kali Ciputat.

Termasuk bantuan tambahan alat berat berupa excavator standart, dump truck, dan excavator breaker.

Percepatan penanganan longsor dan banjir di Ciputat diharapkan mengembalikan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat segera normal.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X